Tragedi Arema vs Persebaya

Liga 1 Bisa Dihentikan Lebih dari Sepekan, Ini Perintah Presiden Jokowi kepada PSSI dan Kapolri

Liga 1 musim ini bisa saja dihentikan lebih dari sepekan setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Editor: taufik ismail
Kanal YouTube Sekretarian Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan keterangan pers mengenai Larangan Ekspor Minyak Goreng secara virtual, Rabu (27/4/2022). 

TRIBUNJABAR.ID - Liga 1 2022/2023 bisa jadi ditunda lebih dari sepekan.

Ini setelah ada instruksi dari Presiden Joko Widodo kepada PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sementara waktu setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Presiden Jokowi meminta PSSI melakukan evaluasi menyeluruh terkait tragedi tersebut dan bagaimana caranya dicegah agar tidak terulang.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya memang menjadi tragedi paling kelam di sejarah sepak bola Indonesia.

Beberapa suporter tuan rumah yang tak puas berlarian masuk ke dalam lapangan.

Keamanan yang merespons mereka dengan tembakan gas air mata membuat para suporter kocar-kacir.

Mereka menuju titik pintu keluar dan menumpuk di sana.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya, Minggu (2/10/2022) pagi menyatakan terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut menjadi 129 orang. 

Presiden Jokowi dengan tegas menginginkan adanya evaluasi dan perbaikan prosedur dilakukan oleh Pengurus Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). 

Baca juga: Tragedi Arema vs Persebaya, Klub Barcelona dan Tim Repsol Honda Sampaikan Belasungkawa

Selain itu Jokowi juga telah memerintahkan Menteri Kesehatan hingga Gubernur Jawa Timur untuk memonitor para korban.

Sementara kepada Menpora, Kapolri, hingga Ketua Umum PSSI ditugaskan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Ini pernyataan lengkap Presiden Joko Widodo terkait peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu, yang memakan korban hingga ratusan jiwa.

"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang, saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Saya telah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik. 

Saya juga telah memerintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya. 

Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan. 

Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini tragedi terakhir sepak bola di tanah air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang. 

Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama."

Baca juga: Ini Penyebab Kematian Sebagian Besar Korban Meninggal Kerusuhan di Kanjuruhan, Trauma di Kepala

Artikel ini telah tayang di Kompas.TV.

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved