UPDATE Gempa Tapanuli, Hingga Siang Tadi Sudah Ada 73 Gempa Susulan, Warga Trauma Ingat Gempa 1987

Gempa bumi pertama terjadi sekitar pukul 02.00 WIB kemudian disusul dengan gempa bumi lainnya.

Editor: Ravianto
tribunnews/HO/Frans Manalu
Gempa bumi mengguncang Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Sabtu (1/10/2022) dini hari sekitar pukul 02.28 WiB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa bermagnitudo 6.0 itu diikuti 43 kali gempa susulan. 

TRIBUNJABAR.ID, TAPANULI UTARA -  Berikut ini update gempa Tapanuli Utara yang terjadi Sabtu (1/10/2022) dini hari tadi. BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat gempa bumi susulan yang terjadi di Tapanuli Utara, Sabtu (1/10/2022) hingga pukul 11.00 WIB ada sebanyak 73 kali.

Gempa bumi pertama terjadi sekitar pukul 02.00 WIB kemudian disusul dengan gempa bumi lainnya.

Sekitar pukul 02.00 WIB BMKG mencatat gempa bumi terjadi sebanyak 6 kali.

Kemudian gempa susulan terjadi sekitar pukul 03:00 WIB sebanyak 14 kali.

Sekitar pukul 04.00 WIB gempa bumi kembali mengguncang. Kaki ini lebih banyak yakni 15 kali guncangan.

Di pukul 05.00 WIB intensitas gempa mulai menurun, kali ini cuma 8 kali gempa susulan.

Wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo, Sabtu (1/10/2022) dini hari tadi, sekitar pukul 02.28 WIB.
Wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo, Sabtu (1/10/2022) dini hari tadi, sekitar pukul 02.28 WIB. (Tangkapan layar Kompas TV)

Namun sekitar pukul 06:00 WIB kembali meningkat menjadi 10 kali guncangan.

Pagi hari sekira pukul 07:00 WIB hingga pukul 08: 00 WIB kembali menurun. Gempa susulan cuma terjadi 4 hingga 5 kali.

Namun gempa susulan kembali meningkat sekitar pukul 09:00 WIB yakni sebanyak 8 kali.

Baca juga: GEMPA BUMI 6,0 M di Tapanuli Utara, 1 Orang Meninggal dan 6 Lainnya Luka-luka, Rumah & Gereja Rusak

Kemudian gempa pun disusul sebanyak 5 kali hingga pukul 11:00 WIB.

BMKG mencatat magnitudo gempa paling tinggi tetap di pukul 02:00 WIB yakni 6 Magnitudo. Kemudian gempa susulan berada di kekuatan paling tinggi 5 Magnitudo hingga 1 Magnitudo.

Gempa bumi magnitudo 6.0 di wilayah Tapanuli Utara ini merenggut korban jiwa.

Seorang warga, LS (62) warga Jalan Kornel Simanjuntak, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan saat itu korban sedang dirawat di rumah sakit. Kemudian ketika gempa terjadi, panik dan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved