Kasus Ferdy Sambo

Wewenang Menahan Putri Istri Ferdy Sambo Masih di Polri Meski Berkas Sudah P21, Ini Alasannya

Bareskrim Polri masih menjadi pihak yang memiliki kewenangan menahan Putri Candrawati, tersangka kasus tewasnya Brigadir J.

Editor: Giri
Istimewa
Putri Candrawati, istri Irjen Ferdy Sambo, belum ditahan meski empat tersangka lainnya sudah mendekam di dalam penjara. Putri merupakan tersangka kasus pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Bareskrim Polri masih menjadi pihak yang memiliki kewenangan menahan Putri Candrawati, tersangka kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kewenangan itu masih melekat meski Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia telah menyatakan berkas perkara lima tersangka telah lengkap atau P21.

Dari kelima tersangka, hanya Putri yang tak ikut ditahan. Alasan kemanusiaan menjadi dasarnya. Putri masih memiliki anak kecil meski alasan itu tak berlaku di banyak kasus lain.

Penahanan terhadap Putri akan menjadi kewenangan Kejagung apabila Polri sudah melakukan pelimpahan tahap II yaitu pelimpahan barang bukti perkara dan tersangka.

Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), selama proses penyidikan, penyidik di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memiliki kewenangan untuk menahan tersangka sesuai Pasal 24 Ayat (1) dan Ayat (2).

Setelah proses penyidikan naik ke tahap penuntutan, perihal penahanan tersangka berpindah menjadi kewenangan penuntut umum dari kejaksaan.

Hal ini diatur di Pasal 25 Ayat (1) dan (2).

Baca juga: Berkas Kasus Ferdy Sambo Dinyatakan Lengkap, Bisakah Putri Candrawathi Ditahan? Ini Kata Pengamat

Dalam kasus Brigadir J, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pun baru akan melakukan pelimpahan tahap II kepada Kejagung pada 3 Oktober 2022.

“Insyaallah untuk rencana pelimpahan tahap II akan dilaksanakan, penyerahan tersangka dan barang bukti pada Senin 3 Oktober 2022. Rencana awal, sementara ini ya,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).

Setelah para tersangka dilimpahkan tahap II, Kejagung berwenang terhadap para tersangka, termasuk melakukan upaya penahanan terhadap Putri.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin juga menyampaikan, setiap lembaga hukum punya kewenangan sendiri ihwal penahanan.

Ketika perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan, maka menjadi wewenang jaksa untuk menentukan.

Saat ditanya tentang anggapan publik soal perlakuan istimewa polisi terhadap Putri perihal penahanan, Burhanuddin hanya berkata, hingga kini kejaksaan belum menentukan apakah bakal menahan istri Ferdy Sambo itu atau tidak ketika perkara ini sudah bergulir di persidangan.

Baca juga: Ibu Brigadir J Minta Pasal 340 Dijalankan dengan Baik di Kasus Ferdy Sambo

“Kami belum menentukan. Memang di polisi tidak ditahan, tapi kami belum menentukan," kata Burhanuddin dalam tayangan Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu (28/9/2022).

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved