Peminat Jadi Panwascam untuk Pemilu 2024 Tinggi, Bawaslu KBB Tak Perpanjang Masa Pendaftaran

Antusias warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menjadi calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) pada Pemilu Serentak 2024.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Ketua Bawaslu Bandung Barat, Cecep Rahmat Nugraha, saat memberikan keterangan di kantornya, Jumat (30/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Antusias warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menjadi calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) pada Pemilu Serentak 2024 sangat tinggi.

Berdasarkan data di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) KBB, hingga saat ini total sudah ada 289 pelamar yang memasukkan berkas pendaftaran.

Dari jumlah itu membuat semua kecamatan yang ada di KBB kuota pendaftarannya sudah terisi.

Ketua Bawaslu Bandung Barat, Cecep Rahmat Nugraha, mengatakan, dengan tingginya antusiasme masyarakat yang mendaftar untuk menjadi panwascam itu, pihaknya tidak akan memperpanjang masa pendaftaran.

Saat ditemui di kantornya, Jumat (30/9/2022), dia mengatakan, untuk di daerah lain biasanya Bawaslu harus membuka perpanjangan masa pendaftaran karena pendaftar panwascam tersebut masih sangat minim.

"Jadi kami bersyukur karena antusias warga KBB yang ingin ikut terlibat aktif dalam Pemilu dengan menjadi anggota panwascam cukup tinggi," katanya.

Baca juga: Pemotor Berknalpot Bising dan Pelanggar Fatal Bakal Dirazia, Ini 5 Titik Operasi Zebra Lodaya di KBB

Bahkan di beberapa kecamatan, kata Cecep, pendaftar panwascam ini membeludak. Seperti di Padalarang ada 35 pendaftar, Cipongkor 28, dan Gununghalu 26 pendaftar, padahal pihaknya hanya menargetkan 20 pendaftar di setiap kecamatan.

"Namun faktanya ada yang melampaui target tersebut walaupun yang di bawah itu juga ada, tapi tetap rata-rata di atas 10 pendaftar di setiap kecamatan," ucap Cecep.

Nantinya masing-masing pendaftar di setiap kecamatan itu akan ditetapkan tiga orang panwascam yang terdiri atas satu orang ketua merangkap anggota dan dua orang anggota yang memiliki tugas-tugas divisi sesuai peraturan Bawaslu.

Untuk saat ini pihaknya sedang meneliti kelengkapan berkas para pendaftar tersebut dan nantinya akan ada tes tertulis dan tes wawancara kepada peserta yang lolos seleksi administrasi. 

"Mereka yang lolos dan diterima menjadi panwascam dan akan diumumkan lalu dilantik pada 26 Oktober 2022," ujarnya.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Penyebab Kebakaran di KBB yang Menyebabkan Seorang Bocah Meninggal Dunia

Cecep mengatakan, pembentukan panwascam mengacu kepada Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019, atas kewenangan yang diberikan oleh UU Nomor 7 Tahun 2017.

"Tugas panwascam untuk melakukan kerja pengawasan yang meliputi pencegahan, penyelesaian sengketa, penanganan pelanggaran, humas, hukum, SDM, dan diklat," kata Cecep. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved