Waspada! Aksi Pencurian Motor di Sumedang Marak di Siang Hari, Polisi Ingatkan Ini

Kepolisian Resor Sumedang mengungkap tren kasus pencurian sepeda motor marak terjadi di siang hari. Tapi bisa terjadi di sepanjang waktu.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan saat memamerkan pelaku kepada wartawan di halaman Markas Polres Sumedang, Kamis (29/9/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kepolisian Resor Sumedang mengungkap tren kasus pencurian sepeda motor marak terjadi di siang hari.

Dari lima kasus yang diungkap baru-baru ini, mulai dari pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, hingga tipu gelap kendaraan bermotor terjadi pada siang hari.

"Pelaku beraksi di siang hari, pada sekitar pukul 11.00 hingga sore hari," kata Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan di Mapolres Sumedang, Kamis (29/9/2022).

Namun, tren pencurian sepeda motor di siang hari ini bukan berarti menafikan kejahatan serupa di malam hari.

Baca juga: Bupati Sumedang Tegaskan Tak Ada Sunat BLT BBM, Lurah Talun Sudah Minta Maaf

Potensi curanmor masih tetap mengancam di semua waktu.

"Data kami sementara ini, dari kelima kasus yang diungkap, semuanya terjadi pada siang hari," katanya.

Kepolisian Resor Sumedang meringkus enam orang yang terlibat aksi pencuriaan sepeda motor di sejumlah kawasan di Sumedang.

Di antaranya di Sumedang Utara, Tanjungmedar, dan Buahdua.

Modus yang dilakukan dalam aksi mereka beragam, mulai dari menunggu korbannya lengah, mengancam akan membunuh korbannya, hingga menipu dengan pura-pura meminjam motor.

Keenam orang yang ditangkap itu adalah Yadi (30), Yanto (27), Ujang Setiawan (42), Taufik (20, bertindak sebagai penadah), Faisal (23), dan Heri (30).

"Ada lima perkara yang diungkap. Tiga perkara pencurian dengan pemberatan (curat), satu pencurian dengan kekerasan (curas), dan satu penipuan dan penggelapan (tipu gelap)," kata Kapolres.

Para pelaku juga bukanlah warga daerah lain.

Mereka adalah warga Kabupaten Sumedang.

Kapolres menyebutkan, dari enam tersangka yang ditangkap, hanya satu yang merupakan residivis. Sisanya pemain baru. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved