Breaking News:

Viral di Media Sosial

Viral, Video Siswa SMP Dikeroyok Hingga Ditabrak Motor Oleh Sekelompok Remaja di Sukasari Sumedang

Unit PPA Polres Sumedang menelusuri tindak kekerasan yang dilakukan sekelompok remaja kepada seorang remaja yang mengeroyok dan menabrakan motor

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Istimewa/Warga
Tangkapan layar tindak kekerasan yang dilakukan sekelompok remaja kepada seorang remaja di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumedang menelusuri tindak kekerasan yang dilakukan sekelompok remaja kepada seorang remaja di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.

Video kekerasan yang dilakukan remaja usia sekolah menengah pertama (SMP) itu viral di media sosial.

TribunJabar.id sendiri menerima video itu melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

"Informasi sementara itu terjadi di Kecamatan Sukasari," kata Kepala Seksi Humas Polres Sumedang, AKP Dedi Juhana kepada TribunJabar.id, Kamis (29/9/2022) petang.

Dedi mengatakan, Unit PPA masih sedang melakukan penyelidikan. Dan hingga petang ini, tim belum kembali ke Mapolres Sumedang.

Di dalam video itu, terlihat seorang remaja bercelana seragam biru dan sweater warna hitam sedang telungkup digebuki.

Baca juga: Kelakuan Pelajar yang Rundung Penyandang Disabilitas di Cirebon, Sering Bolos dan Kerap Bully Teman

Remaja lainnya yang juga berseragam mengerubunginya sambil menendang, memukul, dan mengatahkan makian kepadanya.

Dalam video itu, ada adegan ban depan sepeda motor sport dua tak ditabrak-tabrakkan kepada korban.

Korban yang disiksa itu tetap telungkup dan bagian kepalanya nyaris tergilas ban tersebut.

Adegan di dalam video kemudian berpindah ke aksi pengeroyokan sambil berdiri, di mana korban digebuki oleh dua orang sampai tersungkur.

"Masih ditelusuri. Keluarga korban juga belum melapor ke kepolisian, apakah ini diselesaikan secara kekeluargaan, belum kami dapati laporan lengkapnya," kata Dedi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved