Pelecehan Sesama Jenis di Bandung, Pelakunya Diduga Siswa SMP dan Korban Bocah SD, Korban Trauma

Diduga pelakunya masih duduk di bangku SMP. Sedangkan korbannya berjumlah dua orang, murid sekolah dasar (SD).

shutterstock via Kompas.com
ilustrasi pelecehan seksual - Bocah laki-laki yang merupakan siswa SMP diduga melakukan pelecehan seskual sesama jenis terhadap dua bocah SD. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus pelecehan seksual kembali mencuat di Bandung. Kali ini diduga pelaku dan korban sama-sama di bawah umur dan sesama jenis.

Bocah laki-laki yang merupakan siswa SMP diduga melakukan pelecehan seskual sesama jenis terhadap dua bocah SD.

Perwakilan lembaga bantuan hukum (LBH) Partai Golkar Kota Bandung, Reyraya Respati Paramudhita mengatakan, informasi terkait adanya dugaan pelecehan sesama laki-laki tersebut, dilaporkan masyarakat kepada Ketua Partai Golkar Kota Bandung.

Dari laporan masyarakat itu, kata dia, diduga pelakunya berjumlah satu orang dan masih duduk di bangku SMP. Sedangkan korbannya berjumlah dua orang, murid sekolah dasar (SD).

Baca juga: HEBOH Siswa SMP di Bandung Diduga Lakukan Pelecehan Sesama Jenis pada 2 Bocah SD, Korban Kini Trauma

Pelaku dan korban ini, kata dia, merupakan teman bermain.

"Yang jelas yang dilakukan anak di bawah umur yang berada pada kisaran usia di kelas 6 SD dan pelakunya adalah kelas 1 SMP," ujar Reyraya Respati, saat dihubungi Rabu (28/9/2022).

Pihaknya belum dapat memastikan sudah berapa kali pelaku melakukan pelecehan terhadap korban dan sejak kapan pelecehan itu dilakukan. Sebab, kata dia, saat ini korban masih trauma dan belum dapat dimintai keterangan secara rinci.

"Dilakukannya berkali-kali, sehingga kalau ditanya untuk waktu itu mungkin karena anak-anak, ditanya agak sulit," katanya.

Dua korban tersebut sudah menjalani visum dan kasusnya sudah dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung dengan nomor LP/B/IX/2022/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jawa Barat. Hingga kini, korban masih berada dalam kondisi trauma.

"Kemarin psikologis dilakukan dan memang cenderung agak bingung kalau ditanya, ada traumatik juga dan ada rasa dendam sehingga itu harus menjadi atensi penuh dan dijaga lah ya," ucapnya.

Ia memastikan bakal mengawal kasus ini sampai tuntas. Ia pun berharap, KPAI dapat memberikan perhatian terhadap kasus ini agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

"KPAI juga harus menjadi atensi karena ini dilakukan oleh anak di bawah umur, pelakunya di bawah umur sehingga harus benar-benar (ditangani) dan orang tua juga harus menjadikan suatu hal yang benar-benar diperhatikan anak-anaknya supaya tidak ada kasus seperti ini," katanya.

Didalami Polisi

Pihak Polrestabes Bandung masih mendalami kasus dugaan tindak asusila yang dilakukan bocah terhadap temannya sesama laki-laki.

Baca juga: Kasus Dugaan Tindak Asusila Sesama Laki-laki di Bandung, Pelaku Siswa SMP, Masih Diselidiki Polisi

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dan sedang melakukan rangkaian penyelidikan.

"Betul perkara tersebut ditangani oleh Polrestabes Bandung," ujar AKBP Rudi Trihandoyo saat dihubungi, Rabu (28/9/2022). 

Penyidik, kata dia, bakal melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan dari sejumlah saksi.

Pihaknya pun bakal melibatkan berbagai pihak dalam penanganannya, sebab kasus tersebut melibatkan anak di bawah umur.

"Jadi, anak identitasnya tidak bisa kita tampilkan dan disamarkan, hanya kami membenarkan bahwa perkara tersebut ditangani," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved