Breaking News:

Heboh Pocong di Cianjur, Tim Patroli Misteri Lakukan Live Streaming untuk Pembuktian Malam Ini

Tim Patroli Misteri melakukan pengecekan beberapa lokasi yang disinyalir tempat video pocong yang beredar di media sosial.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Tim Patroli Misteri mengecek lokasi di kawasan hutan tepi Sungai Citarum perbatasan Cianjur-Kabupaten Bandung Barat. Patroli Misteri akan melakukan live streaming pada Kamis (29/9/2022) malam setelah beredar video pocong. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Tim Patroli Misteri melakukan pengecekan beberapa lokasi yang disinyalir tempat video pocong yang beredar di media sosial dan menghebohkan warga Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Beberapa titik yang disebut warga pun dikunjungi sejak Rabu (28/9/2022) sore.

Akhirnya, tim Patroli Misteri memilih kawasan hutan dekat Muhara Sungai Citarum yang disebut-sebut dan diduga jadi lokasi kemunculan yang diduga mirip pocong.

Tim Patroli Misteri juga akan melakukan live streaming pada di hutan tersebut pada Kamis (29/9/2022) dimulai pukul 23.00 WIB di kawasan hutan tersebut.

Seorang anggota tim Patroli Misteri, Andri Sutisna (25), mengatakan, live streaming juga sekalian mengklarifikasi dan membuat warga Haurwangi menjadi tahu yang sebenarnya.

"Kami sekitar tujuh orang akan berangkat malam ini ke titik lokasi yang sudah disurvei kemarin," ujar Andri, Kamis.

Andri mengatakan, pihaknya akan melakukan live streaming di kanal YouTube.

Sebelumnya, kata Andri, dia juga sudah berkoordinasi dengan warga terdekat dari lokasi.

Baca juga: Video Pocong di Cianjur Bikin Geger,Banyak Warga Lihat, Diduga untuk Konten hingga Warga Ronda Malam

Andri mengatakan, kedatangan tim Patroli Misteri pada malam ini menyusul adanya kehebohan di dunia maya perihal dugaan kemunculan pocong di beberapa lokasi di Desa Haurwangi.

Videonya banyak juga diunggah oleh warga di akun media sosial masing-masing.

Hebohnya warga mengunggah video pocong telah membuat beberapa warga yang biasa keluar malam jadi terpengaruh.

Didi (40) yang biasa keluar pukul 03.00 WIB dan sudah terbiasa melewati jalur sepi dan pemakaman, terpaksa harus memutar, memilih jalan gang perumahan meski agak jauh untuk menuju jalan raya.

"Saya enggak takut, tapi sedikit terpengaruh oleh video yang banyak di-upload warga. Jadi setiap pukul tiga dini hari saya keluar rumah, biasanya lewat jalan sepi dan pemakaman sudah biasa. Tapi saya sekarang enggak lewat situ lagi, malu kalau ketemu," ujarnya sambil tertawa.

Para pemilik warung dan kafe juga berujar, jalanan menjadi sepi setelah magrib.

Baca juga: Geger Video Pocong di Cianjur, Kades Menduga Ada yang Bikin Konten di Medsos, Ronda Malam Digiatkan

Sebelumnya, Kepala Desa Haurwangi, Sopyanudin, menduga bahwa kemunculan video pocong adalah mereka yang memiliki keperluan untuk konten media sosial.

Namun, dia meminta warga tetap waspada dan meningkatkan siskamling. (fam)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved