Golkar Sudah Buka Pintu, Bagaimana Peluang Ridwan Kamil di Pemilu 2024? Ini Kata Pengamat Politik

Golkar menjadi partai yang potensial dipakai Ridwan Kamil sebagai kendaraan di Pemilu 2024. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
Istimewa
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat memberikan sebutan dalam acara Muktamar Persatuan Islam (Persis) Ke XVI di Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/9/2022). Partai Golkar menjadi partai yang potensial dipakai Ridwan Kamil sebagai kendaraan di Pemilu 2024.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Golkar menjadi partai yang potensial dipakai Ridwan Kamil sebagai kendaraan di Pemilu 2024

Hal itu diungkapkan pengamat politik Unpad, Firman Manan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (29/9/2022). 

Menurutnya, Golkar menjadi partai potensial bagi Ridwan Kamil.

Sebab, Golkar merupakan partai yang terbuka, jika dibanding dengan parati lain. 

"Kalau dibanding dengan beberapa partai lain seperti PDIP, Gerindra atau Demokrat posisi ketua umumnya sangat kuat, kalau di Golkar kan untuk meniti karier politik itu lebih terbuka," ujar Firman Manan

Meski saat ini Golkar sudah tergabung bersama PAN dan PPP dalam koalisi Indonesia bersatu (KIB), ujar Firman, tapi belum ada nama calon yang spesifik akan diusung. 

Menurut dia, tidak bisa dipungkiri jika saat ini Golkar masih sangat solid untuk mengusung Ketua Umum Airlangga Hartanto maju sebagai Capres 2024. 

Pun demikian dengan PKB dan PAN, namun pada akhirnya, kata Firman, partai atau koalisi partai tetap harus melakukan kalkulasi. 

"Saya pikir kang Emil bisa menjadi salah satu calon yang dipertimbangkan," katanya.

Berbeda dengan partai lain, kata dia, yang sejak awal sudah mengerucutkan nama sebagai bakal calon Presiden di 20224. 

"Katakanlah PDIP, sudah ada Puan dan Ganjar, di Gerindra ada Prabowo, di PKB ada Cak Imin, kemudian kalau jadi ada koalisi Demokrat, PKS dan Nasdem, itukan sejauh ini mengerucut kepada Anies Baswedan," katanya. 

Sementara KIB, kata dia, masih sangat terbuka.

Sehingga, Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Emil ini memiliki potensi baik untuk Capres, Cawapres atau Pilgub Jabar dan DKI. 

"Saya pikir potensinya terbuka kalau bergabung dengan Golkar," ucapnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved