Bela Tersangka Dalam Kasus yang Dapat Respons Negatif, Febri Diansyah Diminta Berubah Pikiran

Keputusan Febri Diansyah, mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi kuasa hukum Putri Candrawati menuai kontra.

Editor: Giri
Kompas.com/Robertus Belarminus
Febri Diansyah saat masih menjadi juru bicara KPK. Kini, dia menjadi kuasa hukum Putri Candrawati dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Keputusan Febri Diansyah, mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadi kuasa hukum Putri Candrawati menuai kontra.

Hal yang sama juga berlaku pada Rasamala Aritonang yang juga mantan orang KPK.

Mantan Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap menyarankan agar Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mundur saja dari tim kuasa hukum tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati.

Adapun Yudi, Febri, dan Rasamala merupakan sesama rekan kerja saat di KPK.

“Saya hormati putusan Febri dan Rasamala. Namun, saya berharap mereka bisa mendengarkan suara publik, mau mengubah keputusannya dan mundur dari penasihat hukum para tersangka,” kata Yudi saat dihubungi, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, kedua rekannya itu merupakan tokoh kepercayaan publik.

Sedangkan, respons publik tehadap kasus yang menjerat Ferdy Sambo cenderung negatif.

Maka itu, ia menyarankan Febri dan Rasamala menarik keputusannya.

Baca juga: SOSOK Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK yang Bikin Novel Baswedan Kecewa karena Bela Istri Sambo

“Karena reaksi publik saat ini cenderung negatif dan karena mereka berdua merupakan tokoh kepercayaan publik,” ujar Yudi.

Rasamala Aritonang dan Febri Diansyah membenarkan bahwa mereka telah bergabung menjadi tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawati.

Rasamala Aritonang mengungkapkan alasannya bergabung karena Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menyatakan siap membeberkan fakta di persidangan.

“Pertimbangannya terutama karena Pak Ferdy telah bersedia mengungkap fakta yang sebenarnya yang ia ketahui terkait kasus ini di persidangan nanti,” ujar Rasamala saat dikonfirmasi, Rabu (28/9/2022).

Menurut Rasamala, Ferdy dan Putri adalah warga negara Indonesia yang punya hak yang sama seperti warga negara lainnya.

Rasamala juga mempertimbangkan adanya temuan atau rekomendasi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Baca juga: Jenderal Bintang Dua Juga Manusia Biasa, Ferdy Sambo Minta Maaf Atas Kasus Meninggalnya Brigadir J

Sedangkan, Febri bersedia bergabung menjadi tim kuasa hukum karena sudah mempelajari berkas perkara yang menjerat pasangan tersebut.

Mantan Juru Bicara KPK itu mengatakan akan objektif saat mendampingi Ferdy Sambo dan istrinya.

“Setelah saya pelajari perkaranya dan bertemu dengan Bu Putri, saya sampaikan bahwa kalaupun saya menjadi kuasa hukum, saya akan dampingi secara objektif,” ucap Febri. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Febri Diansyah dan Rasamala Disarankan Mundur dari Tim Pembela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved