Anak Pedangdut Kondang Ditangkap Polisi Karena Curi Belasan Motor, Perempuan Itu Beraksi Sendirian

Tak tanggung-tanggung, perempuan inisial RDA ini sudah beraksi 17 kali.

Editor: Ravianto
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Anak pendangdut kondang berinisial RDH mengepalkan kedua tangannya ke arah media di Polsek Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (29/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari Polsek Taman Sari, Jakarta mengenai tertangkapnya pencuri motor yang mengaku anak pedangdut kondang Imam S Arifin.

Tak tanggung-tanggung, perempuan inisial RDA ini sudah beraksi 17 kali.

Modus pencuriannya adalah dengan meminjam motor korban yang tak dia kenal lalu dijual ke para penadah.

"Mohon doanya, ya" ujar RDA singkat ke arah awak media di Polsek Taman Sari pada Kamis (29/9/2022) silam.

Mengenakan kaos tahanan warna oren yang agak gombrong, anak pedangdut itu perlahan berjalan dari lobi polsek ke tempat konferensi pers.

Kedua tangannya sudah dalam kondisi terborgol.

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rohman Yonky Dilatha, menunjukkan foto pelaku RDH yang berjilbab di Mapolsek Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (29/9/2022). Padahal, dalam kesehariannya, perempuan berambut cepol itu tak pakai kerudung.
Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rohman Yonky Dilatha, menunjukkan foto pelaku RDH yang berjilbab di Mapolsek Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (29/9/2022). Padahal, dalam kesehariannya, perempuan berambut cepol itu tak pakai kerudung. (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Dua orang lainnya berpakaian sama mengikuti.

Mereka bertiga lalu berdiri membelakangi sorotan kamera wartawan sembari menunduk.

Tiba-tiba, RDA, yang rambutnya diikat cepol itu, mengaku anaknya seorang penyanyi dangdut.

"Saya anaknya Imam S Arifin (penyanyi kondang). Mohon doanya ya," kata ke arah awak media tanpa ditanya.

RDH ditangkap Kepolisian Sektor Metro Taman Sari usai terlibat kasus pencurian motor.

Tak tanggung-tanggung, dia tercatat sudah melakukan pencurian belasan motor.

Ulah jahat itu semuanya dilakukan sendiri oleh RDA.

Setiap melakukan aksinya, RDA membuat skenario jahat dengan meminta para korbannya mengantarkan dia ke suatu tempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved