Kasus Ferdy Sambo

SOSOK Ipda Arsyad, Polisi Pertama yang Datang ke TKP Brigadir J, Anak Anggota DPR, Disanksi Demosi

Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan anggota polisi yang pertama kali mendatangi TKP polisi tembak polisi. Kini dapat sanksi

kolase istimewa/tribun jakarta
Sosok Ipda Arsyad Daiva Gunawan, anggota Polri yang disidang kode etik gara-gara Ferdy Sambo 

TRIBUNJABAR.ID - Nama Ipda Arsyad Daiva Gunawan (ADG) jadi sorotan usai mendapatkan hukuman dalam sidang etik Polri terkait kasus Ferdy Sambo.

Ipda ADG dijatuhi hukuman demosi selama tiga tahun oleh Majelis Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Mantan Kasubdit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu merupakan anggota polisi yang pertama kali mendatangi TKP polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Ipda ADG disebut tidak profesional saat melaksanakan tugasnya dalam kasus yang menyeret Ferdy Sambo itu.

"Hasil sidang KKEP atas nama ADG, berupa sanksi etika, yaitu perbuatan pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah dalam konferensi pers pada Selasa (27/9/2022) kemarin.

Kombes Nurul juga menyebut, Ipda Arsyad berkewajiban meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan atau secara tertulis kepada pimpinan Polri serta pihak yang dirugikan.

Selanjutnya, Ipda Arsyad juga perlu menjalani pembinaan.

“Kewajiban pelanggar untuk mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan, dan pengetahuan profesi selama satu bulan,” imbuhnya.

Adapun untuk sanksi administratif berupa demosi selama tiga tahun.

Baca juga: Posisi Brigadir J di Hati Vera Simanjuntak Siap Digantikan Sosok Bripda Reza? Ibunda Yosua Semringah

“Sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama tiga tahun semenjak dimutasikan ke Yanma Polri," jelas Nurul, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa.

Dalam sidang itu, KKEP menilai Ipda Arsyad terbukti melanggar Pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat 1 Huruf C, Pasal 10 ayat 1 Huruf D dan Pasal 10 ayat 2 Huruf H Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Atas putusan tersebut, pelanggar menyatakan tidak banding.

Sementara itu, sebelumnya Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mengatakan Ipda Arsyad merupakan orang pertama yang tiba di rumah dinas Ferdy Sambo.

Tepatnya di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan pasca penembakan Brigadir J.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved