Timnas Indonesia

Pelatih Curacao Kemukakan Alasan Timnya Bermain Keras Saat Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Curacao, Remko Bicentini, memberikan alasan timnya bermain keras saat melawan Timnas Indonesia.

cipta permana/tribunjabar
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan kapten tim, Fachruddin Aryanto melakukan tos dengan Pelatih Curacao, Remko Bicentini dan kapten timnya, Cuci Martina, dalam sesi konferensi pers FIFA Match Day, di Harris Hotel & Convention Festival Citylink Bandung, Jumat (23/9) / Cipta Permana. 

TRIBUNJABAR.ID - Pelatih Curacao, Remko Bicentini, memberikan alasan timnya bermain keras saat melawan Timnas Indonesia.

Timan Curacao harus mengakui keunggulan Timnas Indonesia dengan skor 2-1 pada pertemuan kedua di Stadion Pakansari, Selasa (27/9/2022) malam WIB.

Pertandingan tersebut berjala keras selama 90 menit pertandingan. Buktinya Curacao dihukum 4 kartu kuning dan 1 kartu merah.

Juninho Bacuna, penyerang Curacao, menjadi pemain yang dihadiahi kartu merah oleh pengadil lapangan.

Baca juga: Menang Atas Curacao, Shin Tae-yong Berharap Timnas Indonesia Dapat Lawan Lebih Kuat di FIFA Matchday

Striker Brimingham itu dihukum kartu kuning lebih dahulu pada menit 52.

Tak berselang lama menit 80, Juninho diusir wasit karena mendapat kartu kuning kedua yang berujung merah.

Hukuman kartu merah Juninho disebabkan pelanggaran kerasnya kepada Marselino Ferdinan.

Buntut wasit mengeluarkan kartu merah, Juninho pun meluapkan kegeramannya dengan menendang bola ke arah suporter.

Baca juga: Double D Mangprang & Witan Brilian, Timnas Indonesia Tekuk Curacao, Pembuktian Taktik Shin Tae-yong

Permainan kasar yang dilakukan Curacao membuat Remko Bicentini angkat bicara.

Menurutnya, pemain Curacao kesulitan mengendalikan emosi karena masih berusia muda.

Arsitek berusia 54 menambahkan bahwa para pemainnya tidak menyangka laga uji coba melawan pasukan Shin Tae-yong bakal berjalan sulit dan tensi tinggi.

Alhasil, pemain Curacao beberapa kali bermain kasar hingga berbuah hukuman 1 kartu merah.

"Ya pemain kesulitan untuk mengendalikan emosi karena mayoritas dari mereka adalah pemain muda," kata Remko Bicentini dikutip dari laman Bolasport.

"Kita mengira laga persahabatan akan berlangsung mudah di mana kedua tim sama-sama menang," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved