Kasus Ferdy Sambo

Kabar Terkini Ferdy Sambo di Rutan Mako Brimob, Eks Jubir KPK Sebut Ferdy Sambo Siap Akui Perbuatan

Sehingga atas hal tersebut, Ferdy Sambo menyatakan telah berkomitmen dan menyanggupi untuk mengakui sejumlah perbuatan yang ia lakukan.

Editor: Ravianto
TRIBUNNEWS.com Herudin/Rizki Sandi Saputra/Abdi Ryanda Shakti dan KOMPAS.com/Dylan Aprialdo Rachman
Tim kuasa hukum Ferdy Sambo. (Searah jarum jam) Eks Jubir KPK, Febri Diansyah; eks pegawa KPK, Rasamala Aritonang; Sarmauli Simangunsong; dan Arman Hanis. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah bertemu langsung dengan Ferdy dalam kunjungan ke tahanan di Mako Brimob.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan oleh pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah, ia mengaku menyesali perbuatannya yang berada dalam kondisi yang begitu emosional sehingga terjadi kasus dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J.

Febri Diansyah merupakan mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sehingga atas hal tersebut, Ferdy Sambo menyatakan telah berkomitmen dan menyanggupi untuk mengakui sejumlah perbuatan yang ia lakukan.

Ia juga siap mepertanggungjawabkannya dalam proses hukum yang objektif dan berimbang.

“Saya dan Rasamala juga telah bertemu secara langsung dengan pak Ferdy Sambo dalam kunjungan ke tahanan di Mako Brimob bersama tim kuasa hukum."

"Pada saat pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa kami bersedia memberikan pendampingan hukum secara objektif,” ujar Febri kepada awak media melalui konferensi pers di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022) sore. 

“Bahkan sseperti yang disampaikan Arman Hanis sebelumnya, pak Ferdy Sambo menyesal berada dalam kondisi yang sangat emosional saat itu,” tambahnya.  

Ferdy Sambo melalui tim kuasa hukumnya juga menyampaikan permintaan maaf kepada banyak pihak, terutama masyarakat, terkait skenario penembakan pada Brigadir J yang terjadi di Duren Tiga beberapa waktu lalu. 

Ferdy mengaku, sebagai manusia, ia tentu bisa melakukan kesalahan.

Namun, di samping itu, ia juga telah siap untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya .

Ia juga sadar atas skenario yang terjadi menjadi penyebab tumbuhnya ketidakpercayaan masyarakat yang sangat luas.

Lebih lanjut, dalam kesempatan yang sama, Arman Hanis yang merupakan bagian dari tim kuasa hukum Ferdy dan Putri Candrawathi  mengatakan pihaknya akan secara serius mendampingi perkara klien mereka secara objektif dan berharap proses hukum dapat terwujud dentan adil.

"Kami dari tim kuasa hukum berharap dapat terwujud proses hukum yang objektif dan berkeadlian untuk semua. Berkeadilan bukan hanya untuk pak Ferdy dan bu Putri, tetapi juga untuk korban, keluarga korban dan masyarakat umum," ujar Arman. 

"Kami memandang proses hukum yang adil tersebut tentu hanya dapat dicapai dalam persidangan yang berimbang, terbuka, bersandarkan pada bukti-bukti faktual dan objektif," tambahnya. (Laporan Wartawan Tribunnews, Mario Christian Sumampow)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved