Persib Bandung

Bobotoh Gelar Aksi di Kantor PT Persib Bandung Bermartabat, Polisi Siapkan Aturan Arus lalu lintas

Satlantas Polrestabes Bandung bakal melakukan pengaturan arus lalu lintas, saat pendukung Persib Bandung melakukan unjuk rasa, di Graha Persib.

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Bobotoh hadir di Stadion GBLA Bandung mendukung Persib Bandung vs Barito Putera di pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (16/9). Bobotoh melakukan unjuk rasa di Graha Persib Bandung, Rabu (28/9/2022) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satlantas Polrestabes Bandung bakal melakukan pengaturan arus lalu lintas, saat pendukung Persib Bandung melakukan unjuk rasa, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, siang nanti.

Pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas berjalan lancar, terutama saat aksi longmarch yang dilakukan pendukung Persib Bandung, dari kawasan Saparua hingga Jalan Sulanjana atau Graha Persib.

Kasubnit Kamsel Satlantas Polrestabes Bandung, IPDA Isman mengatakan, saat pendukung Persib melakukan longmarch, pihaknya bakal melakukan pengawalan agar massa aksi tidak menganggu arus lalu lintas.

"Diwajibkan lakukan pengawalan, pengawalan terbuka dan tertutup, dari depan dan belakang," ujar Isman, saat dihubungi Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Persib Bandung Ini Pernah Jebol Gawang Persija Jakarta 2, Kali Ini pun Optimistis Menang

Bobotoh melakukan aksi terkait aturan penjualan tiket pertandingan Persib Bandung di kandang.

Selain itu, nantinya bakal dilakukan pengalihan arus lalu lintas sementara, di jalur yang dilintasi massa aksi.

"Mereka akan lintasi Jalan Riau, terus Merdeka Riau, baru lurus ke Ir Djuanda baru tekuk kiri ke Jalan Sulanjana. Jalan dialihkan, tidak ada penutupan, pengalihan arus saja," ucapnya.

Sementara di Jalan Sulanjana, pihaknya belum dapat memastikan apakah akan dilakukan penutupan jalan atau tidak.

"Sementara tentatif, kalau tidak bisa bergerak berarti Jalan Sulanjana yang arah ke Graha Persib akan dilakukan penutupan, tapi sifatnya tidak permanen, sewaktu-waktu misalnya bisa dilalui kita lalui, tapi kalau (jumlah massa mencapai) lima ribu orang akan ditutup," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada para massa aksi agar tetap mematuhi imbauan petugas dan tidak mengganggu aktivitas warga lain.

"Patuhi perintah yang diberikan petugas supaya aktivitas orang lain masih bisa berjalan, agar demo atau menyampaikan aspirasi apapun tetap berjalan," katanya.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved