Terbanyak se-Indonesia, Sebanyak 83 Juta Dosis Vaksin Sudah Diberikan kepada Warga Jawa Barat

Sebanyak 83 juta dosis vaksin sudah diberikan kepada warga Jawa Barat dan termasuk terbanyak se-Indonesia

istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi (kerudung kuning)- Sebanyak 83 juta dosis vaksin sudah diberikan kepada warga Jawa Barat 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tetus berupaya mengejar capaian target vaksinasi Covid-19. Capaian vaksinasi di Jabar pun akhirnya menjadi yang tertinggi di tingkat nasional dan menjadi tren positif dalam upaya pencegahan Covid-19.

Berdasarkan data terakhir hingga 26 September 2022, dari total sasaran 42.610.134 warga Jabar yang berhak menerima vaksin, 86,77 persen atau sebanyak 36.974.056 orang di antaranya sudah menerima vaksin Dosis 1.

Sementara yang sudah mendapat Dosis 2 sebanyak 31.843.173 orang atau sudah mencapai 74,73 persen.

Sedangkan, untuk Dosis 3 sudah diberikan kepada 15.053.339 orang atau 35,33 persen. Dosis 4 yang baru diperuntukkan bagi tenaga kesehatan sudah mencapai 64.551 orang atau 35,53 persen.

Baca juga: Pusing Kepala Calon Jemaah Umrah di Jabar, Keliling Cari Vaksin Meningitis, Eh Malah Lebih Mahal

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan apresiasi dengan capaian ini di saat Covid-19 sudah mereda.

Walau secara umum penambahan kasus Covid-19 sudah menurun, katanya, penyakit ini masih menjadi ancaman.
 

“Vaksinasi untuk masyarakat terus dilakukan agar maksimal. Capaian vaksin hingga vaksin dosis ketiga akan mencapai 50 persen. Dosis keempat kita prioritaskan untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu karena ini yang akan menjadi garda terdepan dalam penanganannya. Untuk nakes, capaian sudah masuk booster kedua dan ini akan berjalan terus,” ujar Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (27/9).

Ia mengatakan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat merupakan yang terbanyak dilakukan di Indonesia mengingat Jabar adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Ilustrasi Petugas mengecek stok vaksin Covid-19
Ilustrasi Petugas mengecek stok vaksin Covid-19 (Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi)

Diharapkan vaksinasi ini pun terus berjalan hingga mencapai target yang diharapkan. 

Hal terpenting, lanjut Ridwan Kamil, walaupun penambahan kasus Covid-19 naik-turun dalam beberapa gelombang, penanganan pasien di rumah sakit kini terbilang rendah karena masyarakat sudah bisa melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing 

“Jika rumah sakit sepi meski kasusnya turun-naik, Covid-19 ini akan dirasakan seperti virus flu biasa yang bisa tertangani dengan cukup istirahat secara mandiri,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi, mengatakan strategi untuk memaksimalkan kegiatan vaksinasi tidak lepas dari kerja sama dengan stakeholder baik dari pemerintah sendiri maupun swasta. 

“Instruksi pertama dari Gubernur tentunya kemudian dilanjut dengan dukungan forkopimda hingga sampai organisasi perangkat daerah sampai ke bawah menggencarkan gerakan vaksinasi,” katanya.

Nina juga mengatakan terkait inovasi yang dilakukan dalam menggelar vaksinasi, pihaknya bekerja sama dengan pihak lain.

Baca juga: Ketersediaan Vaksin Meningitis Terbatas, Hanya Pendaftar Online yang Akan Dilayani di KKP Bandung

Misalkan dengan pemerintah desa menggunakan fasilitas mobil Maskara untuk vaksinasi, juga pihak swasta yang gencar turun ke masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya masyarakat bisa dimudahkan dalam memperoleh fasilitas vaksinasi.

Mengeneai pelaksanaan Gebyar Vaksinasi di Jabar Selatan yang terpusat di Kawasan Ciletuh di Kabupaten Sukabumi dan Pangandaran beberapa waktu lalu contohnya, Nina mengapresiasi pencapaiannya. 

Ia mengatakan kerja sama ini turut membantu meningkatkan capaian vaksinasi khususnya di kawasan selatan dan umumnya di Jawa Barat yang memiliki sasaran vaksinasi sebesar lebih dari 42 juta orang.

“Seperti yang dalam pelaksanaannya yang bertepatan dengan event Cycling de Jabar, logistik pelaksanaan vaksinasi disediakan  Puskesmas Ciemas dan Puskesmas Tamanjaya,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved