Sedang Cari Asuransi Jiwa? Berikut 4 Jenis yang Jadi Pilihan

Empat jenis produk asuransi jiwa tradisional yang sudah tergabung dengan AAJI yang bisa menjadi pilihan.

Penulis: And | Editor: APS
Dok. Pexels/Olya Kobruseva
Ilustrasi asuransi jiwa. 

Asuransi berikutnya merupakan jenis asuransi jiwa tradisional yang dilengkapi dengan nilai tunai. Asuransi ini memiliki dua elemen sekaligus.

Pertama, elemen perlindungan jiwa. Elemen ini memberikan manfaat santunan kematian. Artinya, ahli waris akan menerima uang pertanggungan saat pemegang polis mengalami kematian dalam masa pertanggungan tersebut.

Kedua, elemen tabungan. Dengan memiliki polis asuransi jiwa, pemegang polis akan mendapatkan nilai tunai pada akhir masa asuransi jiwa ketika pemegang polis masih hidup. Nantinya, nilai tunai ini berjumlah sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pemegang polis.

Keuntungan dari asuransi itu adalah memiliki imbal hasil yang pasti dan memiliki jangka waktu tertentu, sehingga pemegang polis dapat memanfaatkannya untuk rencana dana pendidikan anak atau persiapan dana pensiun.

Jangka waktu dari asuransi jiwa dwiguna adalah minimal masa proteksi 10 tahun dengan syarat usia pemegang polis minimal satu bulan hingga 90 tahun.  

4. Produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (paydi)

Sedikit berbeda dengan ketiga asuransi jiwa sebelumnya, asuransi utama dari produk ini adalah memiliki nilai investasi yang dikenal sebagai produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (paydi).

Selain itu, produk asuransi jiwa ini juga dikenal sebagai produk asuransi jiwa unit link, yakni asuransi yang memiliki tingkat premi relatif tinggi dengan jangka waktu seumur hidup.

Asuransi paydi menghadirkan dua manfaat bagi pemegang polis. Pertama, memberikan proteksi terhadap risiko kehilangan jiwa atau kematian. Kedua, memberikan nilai tunai tambahan yang bervariasi atau disesuaikan dengan aset investasi yang dipilih.

Jenis asuransi ini cocok bagi pemegang polis yang ingin mempunyai asuransi jiwa sekaligus berinvestasi secara bersamaan. Sebab, salah satu keunggulan dari asuransi ini adalah nilai tunai yang lebih tinggi daripada asuransi tradisional.

Keunggulan lain dari asuransi paydi adalah terdapat fitur cuti premi, proses penarikan yang sangat fleksibel, pelaporan nilai investasi secara spesifik, serta kebebasan menentukan pilihan dalam berinvestasi.

Sayangnya, karena ada unsur investasi, asuransi paydi memiliki kelemahannya sendiri.

Itulah empat jenis produk asuransi jiwa yang bisa dipilih. Pastikan untuk memilih asuransi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Pastikan juga bahwa perusahaan penyedia jasa asuransi sudah memiliki sertifikat dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat ini, ada 16 perusahaan penyedia jasa asuransi jiwa dan enam perusahaan reasuransi yang telah bergabung sebagai anggota AAJI.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved