Kasus Ferdy Sambo

IPW Bongkar Alasan Pelecehan Masih Dipertahankan Putri Candrawathi: Satu-satunya yang Bisa Digunakan

Sugeng mengatakan bahwa masih ada potensi penyidik Polri masuk angin dalam menangani kasus yang melibatkan Ferdy Sambo itu.

Kompas.com
Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo saat menjalani rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. Meski statusnya tersangka, hingga kini Putri Candrawathi belum ditahan. 

Setelah barang diantar ke rumah, Bripka RR berencana kembali ke rumah di Jakarta untuk mengambil barang lain yang belum diantar.

Saat itu, Bharada E meminta ikut bersamanya.

Akhirnya, Bripka RR dan BHarada E pun berangkat.

Saat bersemu seorang pamong di suatu tempat dekat masjid, Bripka R ditelpon Putri Candrawathi, dia pun balik ke rumah di Magelang.

Saat naik ke tangga rumah lantai dua itu, dia bertemu dengan Kuat Maruf dan melihat Susi, asisten rumah tangga lainnya, menangis.

Saat itu lah dia bertanya ke Kuat.

Baca juga: Uniknya Putri Candrawathi, Minta Perlindungan LPSK tapi Tak Mau Bicara, LPSK: Padahal Dia yang Butuh

Kata Kuat, Brigadir J turun naik tangga hingga dia pun menegurnya.

Brigadir J agak memaksa mau masuk ke kamar Putri, namun dihalangi Kuat pakai pisau.

Bripka RR pun menengok ke kamar Putri Candrawathi dan menanyakan apa yang terjadi.

Bukannya melapor telah dilecehkan, Putri Candrawathi justru menanyakan keberadaan Yosua.

"Mana Yosua," tanya Putri ke Bripka RR.

Bripka RR pun mencari Brigadir J di lantai bawah.

Bripka RR sempat bertanya ke Brigadir J mengenai kejadian sebenarnya.

"Gak tahu, itu Pak Kuat, kenapa kok marah-marah sama saya," jawab Brigadir J ke Bripka RR.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved