Flyover Kopo Sudah Difungsikan tapi Kok Masih Macet? Ini Penjelasan Dishub Kota Bandung

Meskipun sudah sepekan ujicoba, warga atau pengguna jalan masih mengeluhkan adanya kemacetan di bawah Flyover Kopo.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Dok. Kementerian PUPR
Pembangunan flyover Kopo telah rampung 100 persen. Karena itu, pada Rabu 21 September 2022 akan diujifungsikan sebelum resmi dibuka. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat lewat Dirjen Bina Marga telah melakukan ujicoba Flyover Kopo pada Rabu (21/9/2022).

Flyover sepanjang 1,3 kilometer ini telah selesai dibangun dan masuk dalam tahapan uji laik fungsi.

Meskipun sudah sepekan ujicoba, warga atau pengguna jalan masih mengeluhkan adanya kemacetan di bawah Flyover Kopo.

Pengguna jalan, Hidayat (35) mengeluhkan sejak flyover ini diujicobakan justru jalanan di bawahnya semakin terasa macet.

"Sebelum uji coba justru jalanan lancar. Sekarang diaktifkannya lagi traffic light menjadi macet yang saya rasakan, utamanya di Simpang Kopo dan Leuwipanjang-Cibaduyut," katanya, Selasa (27/9/2022).

Kepala Dishub Kota Bandung, Dadang Darmawan mengakui adanya keluhan-keluhan semacam ini.

"Ya memang ada beberapa permintaan dari warga melalui sosmed atau telepon yang menginginkan juga pengaturan lalu lintasnya tidak menggunakan traffic light alias dinonaktifkan seperti ketika sebelum ujicoba," ujarnya di Balaikota.

Pengaktifan kembali traffic light di bawah Flyover Kopo, lanjutnya merupakan ketentuan yang disepakati saat proses perencanaan pembangunan.

Dia menjelaskan juga alasan masyarakat merasa ada kemacetan di dua persimpangan semenjak ujicoba.

"Sebelum ujicoba memang Simpang Kopo dan Simpang Leuwipanjang-Cibaduyut itu ditutup, dan pengaturannya dengan u-turn."

"Kenapa demikian? Pengalaman masyarakat saat traffic light dinonaktifkan tidak ada kendaraan berhenti, hanya ada pelambatan, kalau traffic light kan harus berhenti ada antrian," ucapnya.

Tetapi, pihaknya sudah mengusulkan aspirasi masyarakat ini untuk skema pengaturan lalu lintas menggunakan u-turn atau putar balik. 

"Tapi tentu akan memakan waktu untuk penerapannya karena menyangkut tata kelola Flyover Kopo saat perencanaan lalu."

"Intinya, kami sudah mengusulkan usulan tersebut, dan analisa kami juga seperti itu (macet)."

"Hanya kemarin itu, kan rencana awal traffic light dinyalakan, jika misalnya nanti diubah maka ada kaitannya dengan pengelolaan proyeknya, hingga perubahan gambar dan hal lainnya," katanya.

Arus lalu lintas di bawah flyover Kopo dari arah timur ke arah barat setelah Simpang Kopo ada putaran balik.

Namun, putaran balik itu hanya bisa diakses oleh kendaraan dari arah barat ke timur. Lalu, terpasang juga rambu lalu lintas larangan putar balik bagi kendaraan dari arah timur.(Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved