2 Ayah Tiri di Sukabumi Lakukan Aksi Bejat terhadap Anak, Dilakukan Siang Bolong di Rumah Sendiri

Peristiwa di wilayah Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, dilakukan oleh ayah tiri berinisial BY (43) terhadap korban berinisial NJW (14).

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Ayah tiri yang melakukan rudapaksa di Kabupaten Sukabumi saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Selasa (27/9/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dua orang ayah tiri melakukan aksi bejat terhadap anak mereka di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Aksi bejat itu terjadi di dua wilayah, yakni Kecamatan Cikidang dan Citepus, Palabuhanratu.

Menurut informasi dihimpun Tribunjabar.id, Selasa (27/9/2022), aksi bejat di Kecamatan Cikidang dilakukan oleh pelaku berinisial I (39) terhadap korban berinisial M (15).

Ayah tiri berinisial I itu melakukan rudapaksa terhadap M sejak M berusia 13 tahun.

Hampir setiap hari ia melakukan aksi bejatnya hingga korban saat ini hamil 4 bulan.

"Modusnya, tersangka ini membohongi dan akan memeberikan iming-iming diberikan handphone, bila nanti datang bulan akan tidak sakit dan mengancam untuk tidak memberitahukan kepada ibunya," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah.

Pelaku yang merupakan buruh harian lepas itu terpincut melakukan rudapaksa karena sering tidur bareng dengan korban saat malam hari.

"Kegiatan tersebut dilakukan oleh pelaku pada saat ibunya lagi kerja di belakang rumah."

"Ia melakukan aksi bejatnya siang hari karena, kalau malam pelaku, istri dan sang anak tidur bareng di rumah tersebut," kata Dedy.

Dedy menjelaskan, peristiwa di wilayah Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, dilakukan oleh ayah tiri berinisial BY (43) terhadap korban berinisial NJW (14).

Aksi bejat itu dilakukan pelaku sejak korban berumur 11 tahun.

"Dilakukan sudah lebih dari 10 kali. Dimulai pada saat anaknya tersebut berumur 11 tahun."

"Awalnya pelaku ini sama istrinya dan anaknya itu sering tidur bareng."

"Kalau siang istrinya lagi kerja di belakang atau membersihkan rumah."

Kepada kedua pelaku ayah tiri itu disangkakan Pasal 81 dan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Ancaman hukumannya Pasal 81 paling lama 15 tahun penjara," ujar Dedy Darmawansyah. (*)

Dua pelaku rudapaksa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved