Wanita Aniaya Penumpang Angkot

Lihat Ratusan Orang Salati Jenazah Perempuan Korban Serangan di Angkot Sumedang, Keluarga Ikhlas

Lisnawati adalah satu dari dua korban meninggal dunia akibat serangan perempuan berpisau di dalam angkot jurusan Tanjungsari-Cicalengka, di Tanjungsar

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
kiki andriana/tribun jabar
Ratusan orang menyalati jenazah Lisnawati di masjid Al-Hidayah, di Dusun Cirengganis, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Senin (26/9/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ratusan orang menyalati jenazah Lisnawati di masjid Al-Hidayah, di Dusun Cirengganis, Desa Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Senin (26/9/2022) malam. 

Lisnawati adalah satu dari dua korban meninggal dunia akibat serangan perempuan berpisau di dalam angkot jurusan Tanjungsari-Cicalengka, di Tanjungsari, Kamis (22/9/2022). 

Dia dinyatakan meninggal dunia petang tadi, sekitar pukul 17.29 WIB di RSUD Sumedang.

Jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka, dipulasara dan disalati. 

Jemaah salat jenazah memenuhi masjid.

Terdengar ucapan doa-doa dilafalkan sang imam yang kemudian diikuti jemaah.

Selesai doa, salat dimulai.

Empat kali takbir menjadi ucapan selamat jalan dari jemaah untuk Lisnawati
 
Melihat ratusan orang menyalati, keluarga merasa sangat ikhlas melepas Lisnawati

"Sedih, tapi kalau melihat sebelum-sebelumnya, sekarang ikhlas, alhamhumah sudah tak merasakan sakit lagi," kata Kartikasari (25) sepupu Lisnawati

Dia juga ikhlas karena mengenang Lisnawati sebagai orang baik.

Selama hidup, Lisnawati merupakan sosok yang baik di mata kerabat.

Dia juga baik dalam kehidupan bertetangganya. 

"Alhamdulillah baik sehari-harinya, dengan keluarga dekat, bertetangga juga baik, kemarin sebelum kejadian Kamis itu kumpul sama keluarga," katanya.

 

(Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana)

 

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved