Jadi Salah Satu Sumber Kekayaan Gubernur Papua, Ternyata Tambang Emas Lukas Enembe Belum Berizin

Sang kuasa hukum, Stefanus Roy Rening menyebut, salah satu sumber kekayaan Gubernur Papua dua periode tersebut adalah sebuah tambang emas

KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gubernur Papua Lukas Enembe - Gubernur Papua Lukas Enembe kini jadi sorotan usai PPATK menemukan aliran uang bernilai fantastis ke kasino di Singapura. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe kini jadi sorotan usai PPATK menemukan aliran uang bernilai fantastis ke kasino di Singapura.

Lalu dari mana asal harta kekayaan Lukas Enembe hingga bisa 'bermain' di kasino?

Sang kuasa hukum, Stefanus Roy Rening menyebut, salah satu sumber kekayaan Gubernur Papua dua periode tersebut adalah sebuah tambang emas.

Lukas Enembe disebut memiliki tambang emas di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua.

Baca juga: Disebut ada Aliran Uang ke Kasino, Ini Harta Fantastis Gubernur Papua Lukas Enembe, Ada Tambang Emas

Namun, ternyata tambang yang dikelola rakyat Papua tersebut belum memiliki izin dan saat ini perizinannya sedang diurus.

Ini disampaikan sendiri oleh Stefanus Roy Rening.

"Perlu saya sampaikan bahwa Pak Gubernur ini punya tambang emas di kampung dia di Mamit, Tolikara. Saya sudah konfirmasi (ke Lukas Enembe)," ungkap Stefanus Roy Rening.

Tetapi, Stefanus mengatakan tambang emas tersebut belum memiliki izin dan kini tengah diurus.

Ketika sudah selesai, Roy mengungkapkan dokumen izin tambang emas yang dimiliki Gubernur Papua dua periode ini akan diserahkan kepada KPK.

"Fotonya (lokasi tambang emas--red) segera dan dokumennya segera (izin) dibawa ke Jakarta untuk nantinya diberitahukan ke KPK," ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Dia menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.

Lembaga anti-korupsi menegaskan penetapan tersangka ini adalah murni sebagai penegakan hukum.

Dimana, KPK telah mengantongi bukti cukup untuk menjerat Politikus Partai Demokrat itu sebagai tersangka.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved