Bupati Dampingi Baznas Majalengka Studi Banding ke Jawa Tengah

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mendampingi Badan Amil Zakat (Baznas) Majalengka melakukan studi banding ke Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Istimewa
Bupati Majalengka, Karna Sobahi mendampingi Badan Amil Zakat (Baznas) Majalengka melakukan studi banding ke Baznas Provinsi Jawa Tengah. 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Bupati Majalengka, Karna Sobahi mendampingi Badan Amil Zakat (Baznas) Majalengka melakukan studi banding ke Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Tujuannya, untuk belajar pengelolaan Baznas, sehingga nantinya akan mampu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Sebagai catatan, Baznas Provinsi Jawa Tengah tadinya hanya mencatat pemasukan zakat, infaq dan sedekah hanya di angka Rp 600 jutaan.

Namun kini tercatat sudah di angka Rp 2,5 miliar.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, pihaknya merasa perlu untuk melakukan studi banding ke Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Mengingat pengelolaannya dianggap telah cukup berhasil dalam mengentaskan dan mengurangi angka kemiskinan.

“Studi ini sangat penting, kita jadi mengetahui secara langsung bagaimana pengelolaan Baznas Provinsi Jawa Tengah. Sewaktu studi banding itu kita menemukan banyak ilmu yang harus diterapkan dalam pengelolaan Baznas Majalengka,” ujar Karna kepada Tribun, Senin (26/9/2022).

Terlebih, jelas dia, soal potensi UMKM yang diterapkan oleh Baznas Provinsi Jawa Tengah telah cukup banyak membantu usaha kecil menengah.

“Penerapan program untuk membantu UMKM di Jawa Tengah juga dinilai telah berhasil, ini program UMKM dengan Baznas juga perlu diterapkan di Majalengka‎,” ucapnya.

Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H Agus Yadi Ismail mengatakan, pihaknya punya program Majalengka Cageur, Majalengka Pinter dan Majalengka Bener.

Dengan studi banding ke Baznas Provinsi Jawa Tengah, pihaknya pun siap untuk mengadopsi program supaya lebih berhasil, lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Insya Allah, hasil belajar dan studi banding ke Baznas Provinsi Jawa Tengah bisa kita terapkan di Baznas Majalengka. Program di sana itu membantu permodalan untuk usaha kecil dan menengah atau UMKM,” jelas Agus.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji yang disampaikan ke Ketua Baznas Majalengka mengatakan, pihaknya punya program pembiayaan dan akses permodalan bagi masyarakat pelaku usaha kecil dan menengah atau UMKM.

Baznas Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan permodalan maksimal tiga juta rupiah, yang mana dengan nama program Baznas Mikro Finance.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved