Dukun Pengganda Uang Utang ke Rentenir, Ditagih Utang Malah Habisi Klien yang Mau Gandakan Uang

Seorang dukun pengganda uang menghabisi nyawa kliennya yang ingin menggandakan uang lewat ritual.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Ravianto
kompasiana
Ilustrasi praktik perdukunan. Seorang dukun pengganda uang di Karawang menghabisi nyawa kliennya yang ingin menggandakan uang lewat ritual. 

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG - Seorang dukun pengganda uang menghabisi nyawa kliennya yang ingin menggandakan uang lewat ritual.

Sang dukun asal Karawang berinisial KS ini menghabisi nyawa U yang uangnya ingin digandakan karena akan berbisnis minyak.

KS selanjutnya malah menghabisi U yang sudah menyetor uang untuk digandakan untuk membayar utang ke rentenir.

Sang rentenir terus menagih utang kepada KS sehingga sang dukun pengganda uang gelap mata dan menghabisi U, Kamis (15/9/2022).

Kasus ini bermula ketika U (54) ditemukan tewas di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang.

Polisi menetapkan KS (57), setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu minggu.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy.
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy. (TRIBUNJABAR.ID/CIKWAN SUWANDI)

KS dikenal sebagai seorang dukun dan telah dianggap sebagai guru spiritual korban.

"Motif pelaku ini karena ekonomi, ia ingin membayar utang karena terus ditagih oleh rentenir, " kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy kepada Tribun Jabar, Jum'at (23/9/2022).

Kronologi

Kebetulan ketika itu U dan KS ingin berbisnis minyak curah. Namun ia hanya memiliki uang Rp10 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved