PKL di Sepanjang Jalan Raya Lembang Bakal Dibongkar, Pedagang Minta Solusi

PKL yang mangkal di sepanjang Jalan Raya Lembang, mulai dari Beatrix hingga SPBU atau sebelum simpang Panorama bakal dibongkar

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar
Pasar Panorama Lembang menjelang Lebaran, Minggu (9/5/2021). Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sepanjang Jalan Raya Lembang, mulai dari Beatrix hingga SPBU atau sebelum simpang Panorama, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal segera ditertibkan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sepanjang Jalan Raya Lembang, mulai dari Beatrix hingga SPBU atau sebelum simpang Panorama, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal segera ditertibkan.

Pasalnya, mereka berjualan di zona merah atau tempat yang semestinya steril dari aktivitas pedagang dan tentunya menyebabkan kesan kumuh di kawasan objek wisata Lembang, sehingga PKL itu harus ditertibkan dan lapak semi permanen juga bakal dibongkar.

Camat Lembang, Herman Permadi mengatakan, sebelum melakukan penertiban, pihak terkait masih melakukan pendataan jumlah PKL serta sosialisasi kepada para pedagang agar mereka menerima keputusan tersebut. 

"Kami juga melakukan komunikasi terkait adanya surat imbauan Satpol PP kepada PKL, dimana dalam informasi tersebut menyampaikan bahwa keberadaan mereka telah melanggar fungsi-fungsi yang disediakan pemerintah," ujar Herman di Lembang, Kamis (22/9/2022).

Dalam penertiban tersebut, kata Herman, bakal ada pembongkaran PKL yang berdiri di atas trotoar karena rencana ini merupakan salah satu bagian dari rencana Pemkab Bandung Barat untuk menata kawasan Lembang sebagai destinasi wisata.

Herman mengatakan, pada prinsipnya, mereka menyadari sudah melakukan pelanggaran, tetapi para PKL minta pertimbangan berkenaan dengan kegiatan usaha dan harus ada solusi yang ditawarkan oleh pemerintah.

"Mereka meminta ada pengaturan jam operasional, kemudian meminta tempat relokasi agar kegiatan usahanya lebih tenang," kata Herman.

Terkait permintaan dari para PKL tersebut, pihaknya akan menyampaikan ke Pemkab Bandung Barat supaya ada solusi bagi para PKL agar mereka bisa tetap berjualan di tempat yang sudah ditentukan.

"Kita sampaikan kepada pimpinan yang lebih tinggi, sekiranya memang ada solusi yang ditawarkan. Mereka siap ditata, tapi juga minta diberi ruang agar tetap bisa berusaha," ucapnya.

Terkait rencana ini, kata dia, pihaknya juga mengundang stakeholder termasuk para PKL untuk membahas secara langsung agar rencana penertiban ini berjalan lancar dan tidak mendapat penolakan pedagang. (Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved