Gedung Konferensi Asia Afrika Rusak Parah, Dari Luar Terlihat Baik-baik Saja, di Dalam Banyak Ember

Di semua ruangan VVIP, ember-ember diletakkan di sejumlah titik. Tampaknya untuk menampung tetesan air dari atap yang bocor

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
m syarif/tribun jabar
Gedung Merdeka alami kerusakan 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Salah satu gedung paling bersejarah bagi dunia yang terletak di Kota Bandung, Gedung Merdeka, ternyata sudah mengalami kerusakan parah.

Dari luar, gedung yang dijadikan lokasi Konferensi Asia Afrika ini memang tampak baik-baik saja sehingga sering dijadikan sebagai lokasi berfoto wisatawan. Namun di dalamnya, kerusakan tampak di beberapa bagian bangunannya.

Berdasarkan pemantauan langsung, kerusakan bangunan utamanya terdapat di sayap barat gedung, yakni deretan ruang-ruang VVIP. Bahkan sebagian sedang dalam proses renovasi.

Di semua ruangan VVIP, ember-ember diletakkan di sejumlah titik. Tampaknya untuk menampung tetesan air dari atap yang bocor

Ruang-ruang VVIP juga memiliki langit-langit yang sudah bolong-bolong, juga tembok yang sudah mengelupas.

Kursi, meja, dan lemari, terpaksa digeser ke titik yang tidak dijatuhi tetesan bocor saat hujan.

Gedung Merdeka rusak
Gedung Merdeka rusak ()

Tidak hanya di ruangan VVIP, kerusakan pun terjadi di sekitar toilet. Parahnya, dinding bagian barat dari aula paling ikonik di Gedung Merdeka, yang dijadikan tempat Konferensi Asia Afrika, mengalami kerusakan sehingga bagian dalam dindingnya terlihat jelas.

Hal ini membuat miris masyarakat, di antaranya pengunjung Museum Asia Afrika dan wisatawan yang mengunjungi kawasan Braga.

Warga yang tengah mengunjungi Bandung, Hindra (28), mengatakan sangat menyayangkan gedung bersejarah ini mengalami kerusakan.

Baca juga: Gedung Merdeka Segera Direnovasi, Agenda OKI dan Hari Museum Nasional dialihkan

"Kalau museumnya sih bagus ya, tapi pas lihat ada tembok bolong di aulanya, kasihan juga. Perawatannya bagaimana ini. Harusnya jadi perhatian, ini kan gedung penting. Sepintas sih oke saja, tapi kalau diperhatikan, memang ya sudah butuh tindakan," kata warga Bogor ini, Kamis (22/9).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved