Doa Harian
Bulan Safar Berakhir, Sambut Bulan Rabiul Awal 1444 H, Berikut 5 Keutamaannya Bulan Kelahiran Nabi
Setelah selesai Bulan Safar, saatnya sahabat muslim menyambut bulan Rabiul Awal 1444 H yakni bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, berikut keutamaannya
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Setelah selesai Bulan Safar, saatnya sahabat muslim menyambut bulan Rabiul Awal.
Berdasarkan kalender Islam, bulan Safar berakhir pada 26 September 2022.
Demikian, awal bulan Rabiul Awal 1444 H jatuh pada Selasa, 27 September 2022.
Memasuki bulan baru ini, tak ada salahnya kita mengenal keutamaan bulan rabiul awal.
Diketahui bulan Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah.
Baca juga: Inilah Hikmah dan Keutamaan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Berikut Hukum Memperingatinya
Rabiul Awal termasuk bulan yang istimewa di mana sahabat muslim menyambut peristiwa penting yakni kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Tercatat dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW lahir pada Senin 12 Rabiul Awal di tahun Gajah.
Adapun pada bulan Rabiul Awal 1444 H tahun ini Maulid Nabi akan diperingati pada Sabtu 8 Oktober 2022.
Sebagian muslim memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW itu dengan sebutan Maulid Nabi.
Dalam peringatannya tak jarang umat muslim menyambutnya dengan gema berlomba-lomba memperbanyak ibadah dan amalan sunah.
Selain itu, karena bulan kelahiran Nabi, umat muslim juga mewarnainya dengan amalan memperbanyak shawalat.
Shawalat dimaknai sebagai ungkapan rasa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kekasih Allah SWT.
Lalu, apa saja keutamaan bulan rabiul awal tersebut?
Pada bulan Rabiul Awal terdapat banyak keutamaan yakni beberapa peristiwa penting di bulan Rabiul Awal.
Selain hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, masih banyak keutamaan atau peristiwa penting lainnya yang terjadi.
Berikut Tribunjabar.id rangkum 5 keutamaan bulan rabiul awal, dilansir dari berbagai sumber,
1. Bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW
Seperti yang dijelaskan di atas, keutamaan bulan rabiul awal adalah bulan kelahiran Nabi atau Rasulullah SAW.
Namun, tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW ada banyak versi. Ada yang menyebut Nabi Muhammad SAW lahir pada 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, dan 17 Rabiul Awal.
Namun, yang masyhur di kalangan para ulama, Nabi Muhammad SAW lahir di bulan Rabiul Awal tanggal 12.
Nabi Muhammad SAW lahir bertepatan dengan peristiwa penyerangan Kabah oleh pasukan gajah atas perintah Raja Abrahah.
Baca juga: Deretan Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal yang Perlu Kamu Ketahui, Sudah Baca Doa Awal Tahun?
Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad berkata,
لا خلاف أنه ولد صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بجوف مكّة ، وأن مولده كان عامَ الفيل .
“Tidak ada khilaf di antara para ulama bahwa Rasulullah ﷺ lahir di kota Mekkah. Dan kelahirannya adalah di tahun gajah.”
Peristiwa penyerangan Kabah oleh pasukan gajah ini menjadi tanda, Nabi Muhammad SAW lahir di Tahun Gajah.
Hari apa Nabi Muhammad dilahirkan?
Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, yang menyebutkan Nabi Muhammad SAW pernah ditanya tentang puasa hari Senin.
Lalu, Nabi Muhammad SAW menjawab, " “Hari senin adalah hari dimana aku dilahirkan dan pertama kali aku mendapat wahyu.”

2. Bulan Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Di bulan Rabiul Awal juga lah Nabi Muhammad SAW wafat.
Para ulama sejarah bersepakat bahwa Nabi Muhammad SAW wafat pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, tahun 11 H atau 8 Juni 632 M.
Nabi Muhammad SAW meninggal dunia di usia 63 tahun, lebih 4 hari.
• Doa-doa Mustajab Agar Keinginan Cepat Dikabulkan Allah SWT, Baca Surat Al Fatihah hingga Doa Hajat
3. Rabiul Awal Bulan Hijrah
Ketiga, keutamaan bulan rabiul awal juga merupakan bulan bersejarah yakni ternjadinya peristiwa hijrah kedua kaum Muslimin secara besar-besaran.
Hijrah kedua ini menuju ke Yastrib, 320 kilimeter utara Mekkah.
Hijarah pertama kaum Muslimin ke Abyssinia atau Habasyah.
Persitiwa hijrah kedua ini menjadi awal kalender Hijriah yang diinisiasi oleh Umar bin Khatab.
Yakni pada tahun 638 M atau 17 tahun setelah hijrah kedua.
4. Nabi Muhammad SAW Membangun Masjid Quba
Dalam hijrah kedua ini, dalam catatan sejarah disebutkan, sebelum sampai ke Madinah, Rasulullah Nabi Muhammad SAW sempat singgah di Quba, pada Senin 12 Rabiul Awal.
Di Quba, Nabi Muhammad SAW tinggal di rumah keluarga Amr bin Auf selama empat hari.
Di sana, Nabi Muhammad SAW membangun masjid pertama, Masjid Quba.
• Waktu Istimewa Bersedekah, Disaksikan Malaikat Didoakan hingga Dilaporkan Langsung ke Allah SWT
5. Nabi Muhammad Menjalankan Salat Jumat Pertama

Setelah 4 hari singgah di rumah Amr bin Auf, Rasulullah Muhammad SAW melanjutkan perjalanan menuju Madinah.
Perjalanan itu terjadi pada 16 Rabiul Awal atau 28 September 622 M.
Di tengah perjalanan Nabi Muhammad mendapatkan wahyu untuk mengerjakan salat Jumat.
Maka, Nabi Muhammad SAW melakukan salat Jumat bersama para sahabat, lalu berkhutbah.
Ini adalah salat Jumat pertama.
Nabi Muhammad SAW kemudian sampai di Madinah pada Jumat 16 Rabiul Awal.