Warga Marah Langkah Satpol PP Kota Bekasi, Bangunan Ormas Tetap Berdiri Saat Lapak Dagangan Hancur

Langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi dianggap tebang pilih. Saat bangunan lain dibongkar, bangunan ormas aman.

Editor: Giri
KOMPAS.com/JOY ANDRE T
Bangunan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang masih berdiri di Bantaran Kali Jati, Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Kamis (22/9/2022). Padahal, bangunan lain yang merupakan lapak masyarakat dirobohkan. 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi dianggap tebang pilih.

Hal itu diungkapkan warga setelah empat bangunan markas organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak ikut ditertibkan pada Kamis (22/9/2022).

Padahal, puluhan bangunan liar di sekitar empat markas ormas itu ditertibkan Satpol PP.

Bangunan-bangunan liar yang ditertibkan merupakan bangunan milik warga yang digunakan untuk berdagang.

"Kalau mau penertiban, jangan tebang pilih. Semua rakyat punya hak yang sama. Hancur, ya hancur semua, saya di sini juga bayar ke ormas," ucap seorang pedagang yang tak ingin disebutkan namanya kepada wartawan di lokasi, Kamis.

Pedagang lainnya, Sudiyono, juga mempertanyakan hal yang sama.

Sudiyono menganggap, penertiban bangunan tersebut tak adil.

Baca juga: Salah Sasaran Palak Pasukan Elit TNI, Begini Nasib 5 Preman Kampung di Bekasi

Sudiyono pun mengancam, jika dalam dua hingga tiga hari ke depan bangunan ormas itu tak dibongkar, dia dan warga lainnya akan menggeruduk kantor Lurah Kayuringin Jaya.

"Warga setuju kalau untuk pembangunan dan perbaikan ini semua dibongkar, tapi yang ini (bangunan ormas) kenapa tidak dibongkar? Ada apa di balik itu semua? Kalau dua sampai tiga hari bangunan ini tidak dibongkar, saya seret itu lurah," kata Sudiyono.

Pembongkaran puluhan lapak pedagang di Bantaran Kali Jati, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, dilakukan pada Kamis pagi.

Lahan yang diduduki para pedagang itu akan dijadikan ruang terbuka publik.

Baca juga: Kisah Cinta Pria Bekasi Nikahi Bule Inggris, PDKT Modal Google Translate, Tak Gengsi Jualan Soto

Total ada 70 lapak pedagang yang ditertibkan.

Namun, di antara 70 lapak pedagang yang ditertibkan, ada empat markas ormas di bantaran Kali Jati yang tak ikut dirobohkan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lapaknya Ditertibkan tapi Markas Ormas Tak Ikut Dibongkar, Pedagang di Bekasi: Jangan Tebang Pilih..."

Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved