Masuk Triwulan II, Perekonomian Jabar Tumbuh 5,8 % Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perekonomian Jabar pada triwulan II tahun ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 5,68 persen year on year (yoy

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Plt.Kepala Kantor Wilayah DJPb Jabar, Arif Wibawa 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perekonomian Jabar pada triwulan II tahun ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 5,68 persen year on year (yoy).

Angka tersebut meningkat signifikan di banding capaian sebelumnya yang tumbuh sebesar 1,86 persen dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,44 persen (yoy).

Hal itu diungkapkan Plt.Kepala Kantor Wilayah DJPb Jabar, Arif Wibawa dalam acara seminar Kajian Fiskal Regional dengan tema "Perkembangan Ekonomi dan Kinerja Fiskal Regional Jawa Barat Dalam Mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Daerah" Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar, Ridwan Kamil Minta Bjb Sekuritas Tingkatkan Literasi Pasar Modal

"Kondisi kemiskinan masyarakat di Jawa Barat juga mengalami penurunan pada Maret 2022. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2022 mencapai 4,07 juta jiwa menurun 0,34 poin terhadap Maret 2021 diikuti penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 8,35 persen pada Februari 2022," katanya.

Indikator kesejahteraan Jabar, kata dia, mengalami peningkatan meski tumbuh melambat antara lain, tingkat ketimpangan atau gini ratio naik menjadi 0,417 dan Nilai Tukar Petani (NTP) meningkat menjadi 99,07.

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan Negara di Jawa Barat pada triwulan II 2022 sebesar Rp76,84 triliun atau 65,20 persen dari target dan mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 42,91 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Sedangkan untuk realisasi Belanja Negara di Jabar sebesar Rp52,82 triliun mengalami penurunan sebesar 4,57 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dengan realisasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp17,44 triliun atau 39,56 persen dari target," katanya.

Sedangkan Realisasi pendapatan APBD Triwulan II 2022 di Jawa Barat, tercatat Rp 35,70 triliun atau 29,48 persen dari pagu dengan realisasi pendapatan transfer masih mendominasi sumber pendapatan daerah sebesar 59,52 persen terhadap total pendapatan dengan kontribusi terbesar berasal dari dana perimbangan.

"Sementara realisasi Belanja Daerah Jawa Barat Triwulan II 2022 mencapai Rp31,03 triliun atau 24,72 persen yang berakibat mengalami surplus sebesar Rp4,67 triliun," ucapnya.

"Berdasarkan hal tersebut, Kinerja APBN dan APBD di Jawa Barat sampai dengan triwulan II 2022 masih berkinerja baik dengan mencatatkan surplus, yang ditopang kinerja pendapatan yang masih tumbuh tinggi," tambahnya.

Untuk mempertahankan momentum pemulihan ekonomi di Jabar ini, kata dia, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi diantara seluruh stakeholders dalam hal pengendalian inflasi.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved