Kasus Ferdy Sambo

Kasus Ferdy Sambo Dinilai Rocky Gerung Kompleks, Ancam Mengancam Politik sampai Saling Incar Jabatan

Sederhananya kasus Ferdy Sambo itu dilihat dari jelasnya korban, alat yang digunakan serta siapa pelakunya.

Editor: Ravianto
Youtube Metro TV
Rocky Gerung menilai, kasus Ferdy Sambo terdapat unsur muatan politis yang kuat. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kasus dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J belum juga tuntas meski sudah lebih dari dua bulan terjadi.

Sejauh ini sudah lima orang ditetapkan sebagai tersangka termasuk Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji menyebut kasus Ferdy Sambo sebenarnya kasus sederhana yang gampang diselesaikan.

Sederhananya kasus Ferdy Sambo itu dilihat dari jelasnya korban, alat yang digunakan serta siapa pelakunya.

Kasus tersebut menjadi berlarut-larut karena ada rekayasa kasus penembakan pada Brigadir J.

Hal senada diungkapkan pengamat politik Rocky Gerung.

Rocky Gerung menilai jika kasus yang menjerat Ferdy Sambo merupakan kasus sederhana tapi rumit.

"Perkara Ferdy Sambo ini akan kompleks karena di dalamnya ada kepentingan yang makin lama makin berlapis-lapis," ucapnya dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (20/9/2022).

Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai, kasus Ferdy Sambo terdapat unsur muatan politis yang kuat.

Baca juga: Ketika Rocky Gerung dan Luhut Ngobrol Bareng Bahas Indonesia Pasca 2024, dari Dungu sampai Kritik

Baca juga: Dipecat dari Polri, Apakah Ferdy Sambo Tetap Dapat Uang Pensiun?

"Dan politisasi kasus ini masih akan terus berlanjut karena Ferdy Sambo mewakili satu kondisi yang betul-betul berantakan dan kita melihat pat gulipat, sogok menyogok, ancam mengancam itu terjadi di belakang kriminalnya Sambo," ungkapnya.

"Ancam mengancam politik terjadi, intai mengintai jabatan juga terjadi," sambungnya.

Ferdy Sambo pintu pembuka

Sementara itu, Rocky Gerung membeberkan, kasus Ferdy Sambo bisa melebar dan mengancam berbagai pihak.

"Tapi kasus Ferdy Sambo membuat kita bening melihat kerapuhan institusi itu sampai ke tingkat yang paling tinggi pada akhirnya," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved