Heboh Pertalite Cepat Habis Sejak Harganya Naik, Benarkah? Pertamina Ungkap tentang Penguapan 10 %

Pihak Pertamina menjawab kegaduhan di media sosial tentang riuhnya warganet mengeluhkan pemakaian Pertalite yang habis lebih cepat.

Editor: Giri
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Antrean pembeli Pertalite di SPBU di Kota Bandung, Sabtu (3/9/2022). Warganet mengeluhkan Pertalite cepat habis sejak harganya naik. 

TRIBUNJABAR.ID - Pihak Pertamina menjawab kegaduhan di media sosial tentang riuhnya warganet mengeluhkan pemakaian Pertalite yang habis lebih cepat.

Bukan hanya pemilik kendaraan roda empat, pengguna sepeda motor juga mengeluhkan kondisi serupa.

Seorang pengguna Twitter menuliskan Pertalite jadi lebih cepat habis meskipun jarak yang ditempuh kendaraan tetap sama.

Warganet juga menduga bahkan bensin berkurang atau menguap saat kendaraan tidak dipakai.

Pertalite yang dirasakan cepat habis bahkan terjadi setelah adanya kenaikan harga.

Ada juga warganet yang bahkan membandingkan Pertalite dengan Revvo89 dari Vivo.

Dia menyebutkan, apabila mengisi tangki full Revvo 89 bisa mencapai 58 kilometer.

Sementara Pertalite hanya sampai 40 kilometer, dan bahkan berkurang menjadi 30 kilometer setelah kenaikan harga.

Terkait dugaan pemakaian Pertalite yang dirasakan cepat habis atau lebih boros, Pertamina memberikan penjelasan.

Baca juga: Pertamina Bikin Aturan Baru Lagi, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Cuma Sampai Segini

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan, bahan bakar minyak (BBM) RON 90 atau Pertalite tidak mengalami perubahan spesifikasi.

Menurutnya, standar dan mutu Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sudah sesuai dengan keputusan Direktorat Jedneral Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).

Aturan tersebut imbuhnya, tertuang dalam Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

"Produk BBM Pertamina jenis Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan spesifikasi," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (20/9/2022).

Irto menjelaskan, salah satu batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan kamar adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP).

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved