Kebakaran di Bandung

Dalam Satu Hari, Tiga Peristiwa Kebakaran Terjadi di KBB, Empat Rumah dan Satu Mobil Ludes Terbakar

Tiga peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Bandung Barat dalam waktu satu hari kemarin.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Dok Damkar KBB
Petugas Damkar KBB saat melakukan pemadaman kebakaran rumah di Kampung Cigintung, RT 04/01, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (20/9/2022). Seorang warga meninggal dunia setelah syok melihat kobaran api. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Tiga peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam kurun waktu satu hari hingga menghanguskan sejumlah rumah dan satu unit mobil, Rabu (21/9/2022).

Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, kebakaran itu terjadi di Kampung Cigintung, RT 04/01, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalong Wetan, hingga menyebabkan 4 rumah ludes terbakar.

Kemudian satu unit kendaraan roda empat di Desa Galanggang, Kecamatan Batujajar juga terbakar dan satu lagi kebakaran di tempat pembuangan sampah di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Bandung Barat.

"Betul, dalam satu hari kemarin ada tiga kebakaran. Kami ingatkan warga tetap waspada terhadap segala bentuk aktivitas yang memicu kebakaran," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Meidi di kantornya, Rabu (21/9/2022).

Untuk itu, Meidi mengingatkan agar warga KBB harus meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap segala macam pemicu kebakaran, terutama ketertiban instalasi listrik.

Sebab, dua dari tiga pemicu kebakaran dalam kurun waktu satu hari itu disebabkan akibat percikan api dari korsleting listrik, kemudian api merembet ke material rumah hingga akhirnya kobaran api membesar.

"Mayoritas penyebab kebakaran itu akibat korsleting listrik, termasuk kemarin. Jadi, kami harap masyarakat mulai membenahi jaringan listrik di tempat tinggalnya," katanya.

Selain akibat konsleting listrik, kata dia, mayoritas kebakaran disebabkan akibat keteledoran masyarakat, seperti lupa mematikan tungku api atau kompor, lalu membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah di tempat yang bukan semestinya.

"Jadi kami ingatkan masyarakat jangan teledor kalau sedang menggunakan api. Kita harus pastikan bahwa api yang sudah digunakan benar-benar telah padam," ucap Meidi.

Sementara jika terjadi insiden kebakaran di lingkungan pemukiman penduduk, kata dia, masyarakat harus secepatnya menginformasikan atau menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran supaya mendapatkan penanganan.

"Ini penting, agar kami dapat dengan segera melalukan penyelamatan dan pemadaman, sehingga kerugian akibat kebakaran itu tidak akan terlalu besar," ujarnya.

Menurutnya, waktu satu detik saja sangat berharga bagi petugas pemadam kebakaran untuk langsung melakukan penyelamatan dan pemadaman saat kebakaran terjadi.

Baca juga: Empat Rumah di Bandung Barat Ludes Terbakar, Satu Orang Meninggal, Syok Lihat Kobaran Api

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved