Hari Jadi Kota Bandung

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya; Saatnya Mewujudkan Janji Kampanye

Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakan moment HKJB menjadi moment untuk mewujudkan janji kampanye

Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
istimewa
WAKIL ketua III DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) masih banyak yang harus diperbaiki khususnya infrastruktur, layanan publik bidang pendidikan dan kesehatan yang masih ada masalah setiap tahunnya.

WAKIL ketua III DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya minta moment Hari Jadi ke 212 Kota Bandung (HJKB) dipakai Wali Kota Bandung mewujudkan janji kampanye yang belum terwujud.

HJKB Kota Bandung diperingati setiap  tanggal 25 September, patut mengucapkan syukur karena Kota Bandung sudah berusia 212 tahun. 

"Kota Bandung harus menjadi Kota yang Bermartabat,  oleh karena itu sisa jabatan wali kota yang akan habis 2023 agar menuntaskan  janji janji kampanye yang sudah didokumentasikan di RPJMD kota Bandung," ujar Edwin.

Menurut Edwin, kondisi Bandung saat ini masih banyak yang harus diperbaiki, semisal bidang pendidikan terkait PPDB masih menyisakan permasalahan padahal pendidikan itu kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Begitu juga  bidang kesehatan, masih ada warga yang kesulitan pelayanan kesehatan terutama warga tidak mampu.

"Tak hanya bidang kesehatan dan pendidikan yang harus diperbaiki tapi infrastruktur masih banyak yang rusak seperti drainase dan Bandung Caang Baranang," ujar Edwin.

Edwin juga menyoroti UMKM belum optimal, padahal sedang konsentrasi pemulihan ekonomi tapi belum ada program khusus membangkitkan.

Edwin juga mempertanyakan, data pemberian bantuan tidak akurat.

Data  berbeda antara dinas kesehatan dengan dinas sosial saat menentukan DTKS non DTKS.

Masalah lain yang harus diselesaikan adalah masih banyak macet, lalu persoalan sampah itu PR besar apalagi jika  TPA Sari Mukti tidak  diperpanjang,.

Terkait perayaan hari H sebelum digelar pemerintah harus memastikkan kondisi covid, jika sudah membaik bisa dipikirkan kegiatan yang akan digelar.

“Agar semua merasakan, guyub, sabilulungan bersama sama tidak hanya seremonial. Ini sebuah momen masyarakat dipersatukan dikumpulkan semua sama sama merasakan.Adakan doa bersama, ngaliwet bareng, zikir bersama , hiburan boleh tapi tampilkan kesenian khas Bandung,",ujar Edwin. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved