Di Balik Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, Korban Pergerakan Tanah Kebingunan Tak Dapat Tempat Relokasi

Sudah sekitar setahun, puluhan korban pergerakan tanah di Kampung Nyalindung, Pasirsuren, Palabuhanratu, Sukabumi belum mendapatkan kepastian relokasi

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/M RIZAL JALALUDIN
Sudah sekitar setahun, puluhan korban pergerakan tanah di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kebingunan melapor kemana lagi karena belum mendapatkan kepastian relokasi. 

"Iya roboh lagi karena kan hujan lebat kemarin dua hari yang lalu terus-terusan gak berhenti. Pas kejadian runtuh saya ngungsi di rumah orang tua, kalau lagi hujan besar saya ke rumah orang tua, kalau siang kalau panas-panas gini saya ke sini beres-beres, kalau malam saya ke rumah orang tua, takutnya ada kejadian lagi malam," ucapnya.

Ia pun mengaku kebingungan harus melapor ke mana lagi, agar ia dapat segera mempunyai hunian yang baru untuk ditempati dengan kondisi aman.

"Paling lapor ke Kadus, RT RW gitu aja, gak ngadu kemana-mana, bingung ngadu kemana atuh," ujar Siti Mayangsari, pasrah.

Rumah terdampak pergerakan tanah di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/3/2022).
Rumah terdampak pergerakan tanah di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/3/2022). (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Dikonfirmasi terpisah, Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar mengatakan, sudah dilakukan site plan untuk relokasi, saat ini masih menunggu penetapan SK.

Baca juga: Pergerakan Tanah di Saguling Bandung Barat Sejak Mei, Dua Rumah Ambruk, Tiga Rumah Terancam Rusak

"Kemarin sudah site plan, tinggal izin prinsip dan SK penetepan relokas. Coba tanya di BPBD Kabupaten Sukabumi," katanya via WhatsApp.

Tribunjabar.id sudah berusaha menghubungi Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi untuk mengkonfirmasi upaya relokasi korban pergerakan tanah tersebut.

Namun, hingga kini belum mendapatkan jawaban. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved