Bupati Sumedang Sebut Penyaluran BLT BBM Lancar, Dugaan Penyelewengan BLT Hanya di Satu Kelurahan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyebut penyaluran BLT BBM di Sumedang berjalan dengan lancar, dugaan pemotongan hanya di satu kelurahan

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyebut penyaluran BLT BBM di Sumedang berjalan dengan lancar, bahkan hingga saat ini sudah 93 persen lebih BLT disalurkan, dugaan pemotongan hanya di satu kelurahan. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyebut penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Sumedang berjalan dengan lancar.

Bahkan, penyalurannya merupakan yang terbaik dibandingkan daerah lain karena hingga saat ini sudah 93 persen lebih BLT disalurkan.

"Saya sampaikan di Sumedang ada 270 desa/kelurahan. Alhamdulillah penyaluran BLT BBM sudah berjalan lancar," kata Dony Ahmad Munir saat diwawancara TribunJabar.id di Tegalkalong, Sumedang, Selasa (20/9/2022).

Dari 270 desa dan kelurahan itu, Bupati menyebut hanya satu kelurahan yang tersandung dugaan pemotongan BLT.

Meski Bupati sendiri menolak soal pembelian kupon gerak jalan di Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara, sebagai pemotongan.

Baca juga: Panitia Gerak Jalan Kelurahan Talun Diminta Kembalikan Uang Kupon dari Warga Penerima BLT

"Informasi yang saya terima, di sana ada sebuah even gerak jalan, dan even itu sudah dilaksanakan. Kupon disebar, dan informasi yang saya terima ada satu RW yang mengimbau masyarakat membeli kupon itu," kata Dony.

Namun, menurut Dony, imbauan RW itu bersifat siapa mau beli, bukan merupakan paksaan untuk membeli.

"Kami telah menugaskan Camat dan Inspektorat Daerah untuk ke Kelurahan Talun. Semuanya berjalan baik. Jadi bukan pemotongan," kata Dony

Dia menegaskan bahwa BLT adalah hak penerimanya untuk digunakan apa saja, namun disarankan untuk dipakai membeli bahan-bahan pokok seperti sembako. Bupati juga tak ingin BLT dikaitkan atau momennya dimanfaatkan untuk kegiatan lain.

"Saya minta tidak dikaitkan dengan apapun. Usahakan untuk sembako, pemenuhan gizi, dan peningkatan daya beli," katanya.

Dadang Juhadi (38), menunjukkan kupon gerak jalan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara.
Dadang Juhadi (38), menunjukkan kupon gerak jalan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelurahan Talun, Kecamatan Sumedang Utara. (Istimewa/ warga- Agun)

Ramai di Kelurahan Talun, Kecamata Sumedang Utara warga diarahkan untuk membeli kupon gerak jalan dalam acara HUT Kelurahan Talun.

Baca juga: Hasil Penelusuran, Dinsos Benarkan Penerima BLT Diminta Beli Kupon Gerak Jalan: Salahi Ketentuan

Harga kupon Rp 3 ribu per lembar, dan warga diminta untuk membeli 5 lembar pada saat mengantre uang BLT. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved