Kejamnya Rentenir di Garut

Bukan Cuma Rentenir, Polres Garut Juga Tetapkan Saudara Undang sebagai Tersangka, Ini Kasusnya

Polres Garut menetapkan sembilan orang sebagai tersangka kasus rentenir yang merobohkan rumah Undang di Kampung Haurseah, Garut.

Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID/SIDQI AL GHIFARI
A (33) renteni otak perobohan rumah Undang (47) lantaran telat membayar utang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Polres Garut menetapkan sembilan orang sebagai tersangka kasus rentenir yang merobohkan rumah Undang di Kampung Haurseah, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada 10 September 2022.

Rentenir yang ditetapkan jadi tersangka adalah A (33). Rentenir itu merupakan perempuan.

Dia tega merobohkan rumah Undang (47) lantaran telat membayar utang.

Utang pokonya adalah Rp 1,3 juta.

Namun karena ada bunga yang gagal dibayar tiap bulan, total utang itu menjadi Rp 15 juta.

Setelah kasus ini mencuat, polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan Undang.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, mengatakan, dalam perkara tersebut ada dua kasus yang ditangani polisi.

Selain perusakan rumah yang diotaki oleh A, juga penggelapan tanah oleh tersangka berinisial E.

E merupakan kakak kandung Undang.

"Kami akhirnya menetapkan tersangka yaitu perusakan secara bersama-sama dan juga kasus penggelapan tanah, ada delapan orang tersangka," ujar Wirdhanto kepada awak media saat ekspose kasus tersebut di Mapolres Garut, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Anak Undang yang Rumahnya Dirobohkan Rentenir di Garut Terpaksa Putus Sekolah, Dibawa ke Bandung

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved