Brand Lokal Fesyen Bandung Nambah Lagi, Seasons in Cities Untuk Semua Kalangan

Kota Bandung tak ada habisnya dalam hadirkan brand fesyen yang miliki ciri khas dan gaya berbeda. Brand fesyen dari kota kembang ini menyasar beragam

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Kota Bandung tak ada habisnya dalam hadirkan brand fesyen yang miliki ciri khas dan gaya berbeda. Brand fesyen dari kota kembang ini menyasara beragam kalangan masyarakat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung tak ada habisnya dalam hadirkan brand fesyen yang miliki ciri khas dan gaya berbeda. Brand fesyen dari kota kembang ini menyasar beragam kalangan masyarakat.

Terbaru, brand lokal Bandung yang kembali hadir ialah Seasons in Cities yang meramaikan dunia fesyen Bandung. Brand lokal ini mulai merambah pasar nasional bahkan internasional dengan produknya berupa pakaian anak muda (milenial).

Menariknya, meski menyasar anak muda, Seasons in Cities juga memperkenalkan produk mereka yang berkonsep modest fashion, yakni sebuah gaya berbusana rapi dan tertutup namun tetap mengedepankan gaya trendy.

Baca juga: Fesyen Muslim Shafira Perkenalkan Puluhan Koleksinya dengan Model Atalia Praratya

Meskipun sama-sama tertutup, modest fashion justru berbeda dengan gaya busana muslim pada umumnya tepatnya pemakainya tidak harus menggunakan hijab.

"Konsep modest fashion yang diusung Seasons in Cities ini diperuntukkan tidak hanya bagi mereka yang benar-benar 'tertutup', tapi juga semua perempuan tanpa memandang agama dan latar belakang. Brand kami berfokus pada modest fashion untuk pria dan wanita. Dan wanita hijab maupun non hijab, produk kami tidak memperlihatkan lekuk tubuh dari si pemakai," kata Tri Wahyuni selaku fashion designer Seasons in Cities, Selasa (20/9/2022) di Bandung.

Tri juga memastikan desain produk dari Seasons in Cities tetap trendy serta mengutamakan kenyamanan pemakainya.

Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center, Jetti Rosila Hadi mengatakan ada perbedaan yang cukup mencolok dari modest fashion dengan gaya busana muslim.

"Jika muslim fashion itu sudah punya kriteria tertentu sesuai apa yang dianut pemakainya. Kalau yang modest fashion dipakai secara luas, tapi sebetulnya baju sopan yang ketentuannya tergantung tempat dan waktu. Jadi, memang kalau misalnya muslim fashion itu pasti modest. Kalau modest fashion belum tentu muslim fashion," kata Rosila.

Menurutnya, perkembangan fesyen membuat gaya berbusana tertutup sudah menjadi tren di kalangan anak muda saat ini. Maka, modest fashion hadir untuk menyediakan produk fesyen tertutup namun tidak hanya untuk kalangan muslim.

"Perkembangan saat ini memang banyak sekali perempuan yang menutup aurat. Tapi caranya kan beda-beda sesuai pemakainya. Produsen modest fashion ini sangat menguntungkan karena luas," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved