Ada Uji Coba Pembatasan Pembelian Pertalite untuk Kendaraan Roda 4, Begini Mekanismenya

PT Pertamina (Persero) membatasi pembelian BBM jenis pertalite untuk kendaraan roda 4 hanya boleh 120 liter per hari.

Tribun Jabar/Deanza Falevi
ILUSTRASI - Angkot sedang mengisi BBM di SPBU Pertamina di Jalan Basuki Rahmat No 129, Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (12/9/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda 4 mulai diberlakukan.

PT Pertamina (Persero) membatasi pembelian BBM jenis pertalite untuk kendaraan roda 4 hanya boleh 120 liter per hari.

Uji coba pembatasan tersebut dimulai pada bulan ini.

Baca juga: Pertamina Bikin Aturan Baru Lagi, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi, Cuma Sampai Segini

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, pemberlakuan ini merupakan uji coba sistem dalam upaya membangun infrastruktur digital di Pertamina.

Dia juga menjelaskan, aturan ini belum resmi, dan hanya sementara.

“Itu uji coba sistem, dan dimulai pada September 2022 ini,” kata Irto kepada Kompas.com Senin (19/9/2022).

Irto mengatakan, untuk pembatasan pembelian BBM berdasarkan kriteria kendaraan, masih menunggu rampungnya revisi Perpres 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

“Pembatasan berdasarkan kriteria kendaraan masih menunggu revisi PP 191/2014. Kecuali untuk solar, sudah sesuai dengan Perpres 191/2014,” lanjut dia.

Adapun aturan pembatasan pembelian Solar sudah lebih dulu ditetapkan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.

Dalam aturan tersebut, disebutkan untuk kendaraan pribadi roda empat maksimal 60 liter per hari. Untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda empat maksimal 80 liter per hari, dan untuk kendaraan umum angkutan orang atau barang roda enam atau lebih maksimal 200 liter per hari.

Mekanisme

Adapun mekanisme dalam pembatasan uji coba pembatasan pembelian BBM berdasarkan volume ini, adalah pihak SPBU akan mencatat nomor polisi kendaraan, bagi kendaraan yang belum tercatat di MyPertamina.

Baca juga: Harga Pertalite Naik, Driver Ojol di Majalengka Tunggu Penyesuaian Tarif dari Aplikator

Sementara itu, bagi kendaraan yang sudah terdaftar di MyPertamina, hanya perlu menunjukkan QR Code saat bertransaksi dan otomatis akan terekam oleh sistem.

Bagi kendaraan yang sudah melebihi batas volume pembelian BBM per hari, maka secara sistem tidak akan dapat mengisi kembali.

"Secara sistem akan di-lock, sehingga pompa tidak bisa mengisi lagi di atas itu," ujar Irto kepada Kompas TV (12/9/2022).

Diberitakan sebelumnya, uji coba pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) Pertalite 120 liter per hari ini dilakukan untuk memastikan tak ada lagi pembelian Pertalite melebihi batasan pasca uji coba pembatasan tersebut.

"Yang jelas, tidak ada lagi kendaraan yang mengisi BBM melebihi batasan," ungkap Irto kepada Kontan, Minggu (18/9/2022).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertamina Uji Coba Pembatasan Beli Pertalite, Bagaimana Mekanismenya?"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved