Waduh, NIK dan Nama Anggota TNI hingga Tenaga Honorer di Kota Cimahi Dicatut Parpol

KPU dan Bawaslu Kota Cimahi menerima laporan terkait adanya NIK dan nama warga Kota Cimahi yang dicatut partai politik (parpol).

Istimewa.
Ilustrasi partai politik - Hingga saat ini KPU Kota Cimahi sudah menerima laporan ada 6 orang yang NIK dan namanya dicatut parpol 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi menerima laporan terkait adanya NIK dan nama warga Kota Cimahi yang dicatut partai politik (parpol).

Hingga saat ini KPU Kota Cimahi sudah menerima laporan ada 6 orang yang NIK dan namanya dicatut parpol tersebut, sedangkan Bawaslu menerima laporan dari 3 orang. Sehingga total warga Kota Cimahi yang dicatut parpol sudah ada 9 orang.

Ketua KPU Kota Cimahi, M Irman mengatakan, dari 6 warga yang namanya dicatut sebagai anggota parpol itu rata-rata sudah melakukan klarifikasi dengan cara langsung ke kantor KPU Kota Cimahi.

Baca juga: 70 Persen Parpol di Pangandaran Lakukan Pencatutan Nama, Komisioner dan Staf KPU juga Dicatut

"Dari 6 nama yang dicatut parpol itu, ada 1 orang yang di antaranya merupakan Anggota TNI. Dia juga turut didaftarkan sebagai anggota parpol," ujarnya saat dihubungi, Minggu (18/9/2022).

Sedangkan untuk warga yang lainnya, kata Irman, mayoritas merupakan masyarakat umum. Tetapi, mereka ada yang pernah menjadi anggota parpol.

"Mereka ada yang pernah berpartai, tapi sekarang sudah tidak jadi anggota parpol, tapi datanya tercatat di SIPOL. Padahal mereka tidak merasa menjadi anggota parpol," kata Irman.

Dia mengatakan, warga yang mengadukan NIK dan namanya dicatut parpol itu diketahui setelah mereka melakukan pengecekan melalui website resmi KPU yakni infopemilu.kpu.co.id.

Irman mengatakan, setelah warga yang dicatut namanya itu melakukan klarifikasi dan mengisi form tanggapan, selanjutnya akan dibuatkan berita acara dan meminta partai yang bersangkutan untuk menghapus nama-nama tersebut lewat SIPOL.

"Dihapus oleh partai di tingkat pusat (DPP) setelah dipertemukan di kantor KPU Cimahi, pengurus partai secara berjenjang akan melaporkan ke DPW (provinsi) diteruskan ke DPP (pusat)," ucapnya.

Untuk warga yang khawatir NIK dan namanya dicatut parpol, Irman mengimbau untuk melakukan pengecekan melalui infopemilu.kpu.go.id. Kemudian, apabila namanya terdaftar, pihaknya meminta warga yang bersangkutan untuk segera melapor.

Baca juga: Parpol yang Catut NIK Warga Bandung Barat Belum Bisa Diberikan Sanksi Tegas, Ini Alasannya

"KPU Cimahi siap membantu untuk tindak lanjut karena mereka kesulitan kalau harus menemui pengurus parpol. KPU akan mempertemukan dengan pengurus parpol tingkat kota," ujar Irman.

Ketua Bawaslu Kota Cimahi, Jusapuandy mengatakan, sejauh ini pihaknya memang sudah menerima laporan ada 3 warga yang dicatut namanya sebagai anggota parpol.

"Mereka mengadukan lewat Posko Pengaduan Bawaslu Kota Cimahi. Dari 3 orang itu, ada 1 orang tenaga honorer. Mereka direkomendasikan ke KPU Kota Cimahi agar dicoret dari keanggotaan partai politik yang ada di SIPOL," kata Jusapuandy.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved