Remaja Cirebon Disebut Hacket Bjorka, Polisi Tak Temukan Keterlibatannya dalam Aktivitas Peretasan

Polisi di Cirebon belum menemukan keterlibatan Siad dengan hacker Bjorka.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tangkapan layar Twitter
Hacker Bjorka mengeklaim telah berhasil retas database dari Presiden RI. Polisi tak menemukan keterlibatan Said dengan Bjorka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Remaja asal Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, M Said Fikriansyah (17), dituduh sebagai hacker Bjorka.

Tuduhan itu dilontarkan akun Instagram @volt_anonym beberapa hari lalu sehingga sempat membuat geger.

Namun, kini akun tersebut telah hilang.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Perida Apriani Sisera Panjaitan, mengatakan, telah mendalami tuduhan itu untuk memastikan kebenarannya.

Bahkan, pihaknya turut berkoordinasi dengan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Barat, dan sejauh ini tidak ditemukan keterlibatan Said dalam aksi peretasan yang dilakukan Bjorka.

"Kami sudah mendalami dan menyelidiki, hasilnya tidak menemukan fakta-fakta yang berkaitan atau yang mengarah ke sana (keterlibatan Said)," kata Perida Apriani Sisera Panjaitan saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (17/9/2022).

Selain itu, ia juga belum dapat menindaklanjuti keluhan Said mengenai data pribadinya yang diduga diretas kemudian disebarluaskan oleh akun Instagram @volt_anonym.

Bahkan, akun medsos Said diserbu warganet dan tak sedikit pengguna yang menghujat hingga mengirimkan direct message (DM) menggunakan kata-kata kasar.

"Kami juga belum mendapatkan informasi mengenai mengenai data pribari tersebut, karena masih menunggu laporan dari yang bersankutan," ujar Perida Apriani Sisera Panjaitan.

Namun, jajarannya telah mendatangi kediaman Said dan keluarganya di Desa Klayan, meski mereka belum datang ke Polres Cirebon Kota untuk membuat laporan.

Ia menyampaikan, saat itu keluarga Said meminta perlindungan dari kepolisian, karena merasa ketakutan setelah dituduh sebagai hacker Bjorka.

"Tentunya, sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, kami siap memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan," kata Perida Apriani Sisera Panjaitan.

Baca juga: Dipulangkan Polisi, Pemuda Madiun yang Jadi Tersangka Kasus Bjorka Tak Diketahui Keberadaannya

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved