Limbah Kulit Buah Ini Berpotensi Jadi Obat Kanker Lidah

Dari hasil penelitian sejumlah mahasiswa UGM ternyata limbah kulit buah salak pondoh berpotensi menjadi obat kanker lidah

Editor: Siti Fatimah
oncopfrof.net
Ilustrasi kanker lidah 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kanker masih menjadi salah satu penyakit yang ditakuti tak hanya oleh kaum perempuan tapi juga lelaki. Terlebih kanker kini bisa menyerang semua bagian anggota tubuh manusia, termasuk lidah.

Dikutip dari laman resmi UGM, Prof. drg. Supriatno, M.Kes., MD.Sc., Ph.D mengatakan Kanker lidah atau oral tongue squamous cell carcinoma (OTSCC) merupakan neoplasma ganas mematikan yang paling sering terjadi di rongga mulut.

"Kanker jenis ini dapat menyebar hingga ke paru-paru dan hati dimana salah satu tahap penting dari proses persebaran tersebut adalah migrasi,” katanya.

Baca juga: Fitoterapi Berpotensi Membuat Pasien Kanker Darah Mencapai Tahap Remisi Menyeluruh

Di bawah bimbingan Prof. drg. Supriatno, M.Kes., MD.Sc., Ph.D, mahasiswa pendidikan Dokter Gigi UGM Mutia dan Agita Brianisa (Higiene Gigi 2019), Andini Safa Ramadhanty (Pendidikan Dokter Gigi 2019), Adventya Pinkan (Higiene Gigi 2019) dan Ane Tefvy Setyorini (Biologi 2019) yang tergabung dalam tim PKM RE UGM melakukan penelitian untuk menggali potensi ekstrak kulit salak sebagai agen antimigrasi sel kanker.

Salak pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) merupakan tanaman tropis Indonesia yang menjadi komoditas unggulan dari Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menurut Statistik Hortikultura oleh Badan Pusat Statistik Provinsi DIY (2019), produksi salak di Yogyakarta terus meningkat mencapai 90.295,5 ton di tahun 2019. Peningkatan produksi salak ini menyebabkan peningkatan limbah salak pula, salah satunya berupa kulit salak.

"Kulit salak pondoh seringkali hanya dibuang sebagai limbah karena dianggap tidak dapat dikonsumsi. Padahal, kulit salak pondoh mengandung berbagai senyawa aktif yang bemanfaat bagi tubuh,” ungkap mahasiswa Pendidikan Dokter Gigi UGM,  Mutia Fitri Akmalia, Kamis (15/9).

Baca juga: Benarkah Makan Tak Teratur Picu Kanker Usus? Simak Penjelasan Lengkap Dokter

Ia menjelaskan bahwa dalam kulit salak pondoh kaya akan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, fenol, triterpenoid, saponin, dan alkaloid. Berbagai senyawa tersebut memiliki beragam manfaat bagi tubuh termasuk sebagai anti tumor.

Penelitian dimulai dengan membuat ekstrak kulit salak. Ekstrak yang diperoleh kemudian dikeringkan dan digiling sampai menjadi serbuk.

Sediaan tersebut lalu direndam dalam larutan etanol selama 24 jam untuk mendapatkan ekstrak kental.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved