Kejati Jabar Periksa 2 Kades Sukabumi Terkait Dugaan Mafia Tanah, Tanah Cagar Budaya Diduga Dijual

Dua orang kepala Desa dari Kabupaten Sukabumi diperiksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diduga penjualan tanah negara

shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI Mafia Tanah - Dugaan penjualan tanah negara, di kawasan cagar budaya Kota Hiroshima 2, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua orang kepala desa dari Kabupaten Sukabumi diperiksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Pemeriksaan itu dilakukan terkait dugaan penjualan tanah negara, di kawasan Cagar Budaya Kota Hiroshima 2, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.

Kasipenkum Kejati Jabar, Sutan Harahap mengatakan, pemanggilan terhadap dua Kades itu sudah dilakukan beberapa hari lalu.

Baca juga: Kasus Nirina Zubir Jadi Korban Mafia Tanah Sudah Divonis, Riri Khasmita Dihukum 13 Tahun Penjara

"Iya betul pemanggilan itu (dua kades)," ujar Sutan Harahap, saat dikonfirmasi Sabtu (17/9/2022).

Menurutnya, pemanggilan dilakukan untuk meminta keterangan terkait laporan yang diadukan masyarakat ke Kejati Jabar.

"Pemanggilan Kepala Desanya, jadi dipanggil untuk dimintai keterangan dulu," katanya.

Adapun objek yang diselidiki, kata dia, merupakan lahan tanah yang di dalamnya termasuk cagar budaya.

Sutan belum menjelaskan secara detail terkait dugaan kasus tersebut. Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Jadi tim masih memeriksa, nanti apa hasilnya kita sampaikan. Masih dalam proses (penyelidikan), kita lihat arahnya kemana," ucapnya.

Baca juga: Oknum Pegawai BPN Bogor Ditangkap Polisi, Bantu Mafia Tanah, Palsukan Puluhan Sertifikat

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved