Tak Ada Pembuangan Air, Ruas Jalan Raya Nasional di Pangandaran Selalu Tergenang Air di Musim Hujan

Adanya genangan air hujan di jalan raya nasional tersebut membuat sejumlah kendaraan bermotor mati akibat mesin terendam air.

Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Padna
Kondisi Ruas Jalan Raya Nasional di Pangandaran yang Tergenang Air Hujan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Tak ada pembuangan air, di musim hujan, ruas jalan raya nasional di Pangandaran terus tergenang air.

Diketahui, ruas jalan raya nasional yang tergenang air ini berada di Dusun Giri setra RT 2/2, Desa/Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Padahal jalan tersebut merupakan akses jalan raya utama dari Cilacap, Jawa tengah, maupun Bandung menuju objek wisata Pangandaran.

Baca juga: Warga Bandung, Ini 10 Titik yang Kerap Tergenang Banjir saat Hujan Deras di Bandung, Ini Penyebabnya

Pantauan Tribunjabar.id, adanya genangan air hujan di jalan raya nasional tersebut membuat sejumlah kendaraan bermotor mati akibat mesin terendam air.

Selain itu, genangan air juga masuk ke halaman beberapa rumah warga yang berada di samping jalan. Sehingga, hal tersebut menjadi keluhan warga.

Warga setempat, Aan Anadi (67) mengatakan, air yang menggenang ruas jalan ini sudah ada sekitar dua Minggu kebelakang.

"Dari tadi, banyak motor-motor yang mati. Tadi pagi juga, Saya lihat sudah ada 2 motor yang mati dan berhenti di depan rumah (tetangganya)," ujar Aan kepada Tribunjabar.id di halaman rumahnya, Kamis (15/9/2022) siang.

Setelah pembuangan air ke kolam ditutup, kata Ia, setiap musim hujan intensitas kecil ataupun besar, ruas jalan raya tersebut selalu tergenang.

"Karena mungkin, untuk penyerapannya di sini sangat susah sekali," katanya.

Baca juga: Warga Cibeber Tagih Janji Bupati Cianjur, Motor Sering Mati Mesin karena Jalan Rusak Tergenang Air

Menurutnya, panjang ruas jalan raya nasional yang tergenang air itu ada sekitar 15 meter dengan tinggi genangan sekitar 40 sampai 50 centimeter.

"Apalagi kalau hujan besar, bisa mencapai 1 meteran. Kalau hujan seperti hari sekarang, kan hanya cuman gerimis saja tidak terlalu besar," ucap Ia

Ia berharap, supaya tidak selalu tergenang air hujan, Pemerintah terkait secepatnya membuat selokan pembuangan air.

"Karena, kalau tidak dibuat selokan, berlarut-larut tidak akan ada pembuangannya," kata Aan.

Sementara satu pengendara sepeda motor di Pangandaran, Jay, mengaku motornya mogok karena melewati jalan raya yang tergenang banjir.

"Busi motornya kena, mati, karena di situ airnya cukup besar mungkin karena saluran selokannya enggak ada," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved