Raker Tim Bakor Pakem Kejari Majalengka , Deteksi Aliran Kepercayaan Meresahkan, Ini Kata Bupati

Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat Kejari Majalengka gelar Raker pada Selasa (13/9)

istimewa
Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat Kejari Majalengka gelar Raker pada Selasa (13/9) 

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Bakor Pakem) Kejaksaan Negeri Kabupaten Majalengka (Kejari Majalengka) menggelar rapat kerja (Raker), pada Selasa (13/9/2022).

Raker Bakor Pakem Kejari Majalengka yang dihadiri Bupati Majalengka, H Karna Sobahi beserta unsur Forkopimda, BIN dan OPD terkait serta para tokoh agama bertujuan untuk mengantisipasi munculnya aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang dapat meresahkan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejari Majalengka, Eman Sulaeman, membeberkan tugas dari tim Pakem, yaitu menerima dan menganalisa laporan dan/atau informasi tentang aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan.

Selanjutnya, meneliti dan menilai secara cermat perkembangan suatu aliran kepercayaan atau aliran keagamaan untuk mengetahui dampak-dampaknya bagi ketertiban dan ketentraman umum.

Selanjutnya, kata dia, mengajukan laporan dan saran sesuai dengan jenjang wewenang dan tanggung jawab.

Tujuannya agar tidak terdapat aliran kepercayaan yang menyimpang/sesat dari kepercayaan terhadap Tuhan YME.

Sehingga, lanjut dia, tim PAKEM dapat mengambil langkah-langkah atau tindakan terhadap aliran-aliran kepercayaan yang dapat membahayakan kerukunan masyarakat dan negara.

"Pelaksanaan aliran kepercayaan harus benar-benar sesuai dengan dasar Ketuhanan YME menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Eman.

Sementara itu, Bupati Majalengka, H Karna Sobahi mengungkapkan, rasa syukurnya berkat sinergitas dan kepedulian stakeholder terkait dalam pengawasan dini mengenai aliran kepercayaan masyarakat dan keagamaan.

Mulai dari Forkopimda dan pemerintah daerah yang selalu aktif dalam mengantisipasi ajaran agama yang menyimpang khususnya di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Kami sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. Ke depan, hendaknya akan selalu terjalin serta dapat ditingkatkan agar terciptanya keharmonisan dan hidup saling bertoleransi antar umat beragama," ucap bupati.

Dia berharap raker ini dapat membuat situasi dan kondisi Kabupaten Majalengka kondusif, aman, nyaman, dan damai.

Bupati memastikan tim Pakem bekerja optimal.

Bupati Majalengka, H Karna Sobahi juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, terkait dengan perkembangan teknologi yang kian canggih.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved