Kejari Sumedang Tetapkan 4 Orang Jadi Tersangka Korupsi Pembangunan Jalan Keboncau-Kudawangi

kerugian keuangan negara pada kasus dugaan korupsi proyek pembagusan ruas jalan di Keboncau-Kudawangi ini mencapai Rp 3 Miliar. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
kiki
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang akhirnya menetapkan empat orang tersangka yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi proyek pembagusan ruas jalan di Keboncau-Kudawangi, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Selasa (13/9/2022) malam. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kejaksaan Negeri Sumedang akhirnya menetapkan empat orang tersangka yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi proyek pembagusan ruas jalan di Keboncau-Kudawangi, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang

Keempat tersangka tersebut adalah DR (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang) , HB (Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi pada Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumedang), BR (mantan ketua Pokja Pemilihan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, dan US (pelaksana proyek sekaligus peminjam bendera PT MMS, perusahaan yang menjadi penyedia pada proyek tersebut). 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, kami sudah memiliki cukup bukti untuk menetapkan keempat orang tersebut sebagai tersangka," kata Kepala Seksi Intel Kejari Sumedang, Inal Sainal Saiful, saat dihubungi TribunJabar.id, Selasa (13/9/202) malam. 

Inal mengatakan, penetapan empat tersangka kasus dugaan korupsi proyek yang dikerjakan pada tahun anggaran 2019 itu berdasarkan penyidik selesai melakukan pemeriksaan selama 9 jam di Gedung Kejaksaan Negeri Sumedang

"Setelah ditetapkan tersangka, tiga orang tersangka langsung dilakukan penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sumedang. Namun tersangka DR belum ditahan karena alasan kesehatan," ucapnya. 

"Para tersangka bakal menjalani menjalani masa penahanan selama 20 hari  ke depan, terhitung sejak tanggal 13 September 2022," kata Inal. 

Inal menyebutkan, penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara  sebelumnya yang telah menyeret dua orang tersangka, yakni AD, dan HH. 

Menurut dia, kerugian keuangan negara pada kasus dugaan korupsi proyek pembagusan ruas jalan di Keboncau-Kudawangi ini mencapai Rp 3 Miliar. 

"Masing-masing tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (PTPK) jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP," kata Inal. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved