Dishub Jabar Ajukan Subsidi Voucher BBM Untuk AKDP Pelat Kuning, Angkutan Dibantu per TIga Bulan

Dishub Jabar mengajukan bantuan subsidi BBM untuk angkutan umum jenis Angkutan AKDP yang diberikan per tiga bulan untuk membantu pengusaha bus

Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
ILUSTRASI bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP). Dishub Jabar mengajukan bantuan subsidi berupa voucher BBM untuk angkutan umum jenis AKDP yang diberikan per tiga bulan untuk membantu para pengusaha bus di tengah kenaikan harga BBM. 

Penyesuaian tarif ini sebagai dampak perubahan harga BBM beberapa hari lalu.

Hasil kajian ini berdasarkan pada perhitungan biaya operasional kendaraan dan kesepakatan peserta rapat dari berbagai pihak yang dilaksanakan sejak beberapa hari lalu.

Bus Kecil AKDP diusulkan memiliki tarif dasar Rp 368,38/ pnp/ km. Sehingga, Bus Kecil diusulkan memiliki tarif batas bawah dan tarif batas Rp 294,7 - Rp 478,89.

Bus Sedang AKDP diusulkan memiliki tarif dasar 266,61/ pnp/ km. Sehingga, Bus Sedang diusulkan memiliki tarif batas bawah dan tarif batas atas Rp 212,97 - Rp 346,07.

Bus Besar AKDP diusulkan memiliki tarif dasar Rp 266,54/ pnp/ km. Sehingga, Bus Besar diusulkan memiliki tarif batas bawah dan tarif batas atas Rp 213,23 - Rp 346,50.

Adapun untuk Bus Kota, diusulkan memiliki tarif baru untuk umum sebesar Rp 13.000 dan pelajar atau mahasiswa sebesar Rp 8.000. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved