Ada Pensiunan TNI dan Polisi, 10 Figur Potensial Masuk Radar Golkar untuk Calon Bupati Bandung Barat

Sejumlah figur potensial sudah dibidik dan masuk ke dalam radar DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menjadi calon bupati.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan, saat ditemui seusai rakerda di Lembang, Rabu (14/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sejumlah figur potensial sudah dibidik dan masuk ke dalam radar DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk menjadi calon bupati pada pelaksanaan Pilkada KBB pada 2024.

Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan, mengatakan, terkait calon Bupati Bandung Barat itu sedikitnya sudah ada 10 figur yang sudah masuk radar.

Mereka secara intens terus menjalin komunikasi dengan partai. 

"Golkar adalah partai yang terbuka untuk semua agama, budaya, dan menampung semua khasanah dari segala perbedaan," ujar Dadan seusai Rakerda di Lembang, Rabu (14/9/2022).

Namun dalam mengusung calon Bupati Bandung Barat itu, kata Dadan, yang jelas pihaknya akan mengutamakan para kader partai yang punya ambisi besar untuk membangun KBB.

Figur potensial yang sudah dibidik itu, kata dia, ada yang mantan birokrat, pensiunan TNI, pensiunan polisi, dan pengusaha.

Bahkan, ada juga figur dari Kementerian Agama, MUI hingga tokoh dari NU.

Baca juga: Dikunjungi Airlangga, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong: Golkar Keluarga Besar Kami

"Figur tersebut harus memiliki komitmen dan loyalitas tinggi serta mampu bekerja dan bersatu untuk sukses konsolidasi menuju pemenangan Pemilu dan Pilkada tahun 2024," kata Dadan.

Selain membidik figur calon bupati Bandung Barat, DPD Golkar KBB juga sudah mulai melakukan ancang-ancang mempersiapkan pertarungan untuk kontestasi Pemilu Serentak 2024, seperti pileg dan pilres yang digelar Februari 2024 dan pilgub serta Pilkada KBB pada November 2024.

"Setiap partai tentunya punya mimpi untuk memenangi Pemilu, begitu pun dengan Golkar yang ingin menang di pilpres, pileg, pilgub, dan Pilkada KBB," kata Dadan.

Baca juga: Fokus Menangkan Airlangga Jadi Presiden, Golkar Jabar Belum Tentukan Calon untuk Pilkada 2024

Dadan mengatakan, pelaksanaan pileg dan pilpres akan digelar lebih awal yakni pada Februari 2024, sehingga hal itu bisa menjadi indikator untuk kontestasi Pilkada KBB. 

Pasalnya, ketika raihan kursi di DPRD bertambah sesuai dengan target yang dicanangkan sebanyak 12 kursi dari saat ini yang hanya lima kursi, maka peluang mengusung figur dan memenangi Pilkada KBB akan sangat besar. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved