Abdul Jabar Majid: Kenaikan BBM Tidak Sejalan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Abdul Jabar Majid menyebutkan bahwa kenaikan BBM tidak sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Siti Fatimah
dok. PKS
Abdul Jabar Majid menyebutkan bahwa kenaikan BBM tidak sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Anggota Komisi III DPRD Jabar, Abdul Jabar Majid terus menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang digulirkan oleh pemerintah. Pasalnya, kebijakan yang dinilai tidak peka terhadap kondisi masyarakat ini, telah membuat kondisi masyarakat semakin tertekan.

Anggota Fraksi PKS menyebutkan bahwa kebijakan menaikkan harga BBM ini justru tidak sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang digulirkan pemerintah pada tahun kedua pandemi Covid-19.

"Begini, saat ini kan pandemi masih ada, dan program PEN ini digulirkan tahun lalu untuk membantu ekonomi masyarakat pulih dari keterpurukan akibat pandemi," ujar Majid saat dihubungi Rabu (14/09/2022).

Menurut Majid, dampak program PEN itu tidak akan bisa langsung dilihat pada saat program ini digulirkan, namun ketika program ini sudah berjalan sampai kondisi pandemi bisa dikenalikan seperti saat ini.

"Ketika masyarakat masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi mereka, pemerintah kemudian menaikkan harga BBM, jelas ini membuat masyarakat kembali terpuruk karena hampir seluruh aspek kebutuhan masyarakat ikut terdampak karena BBM naik," katanya.

Untuk itulah, menurut Majid, pemulihan ekonomi seperti yang digembar-gemborkan pemerintah saat ini menjadi terganggu dan yang terdampak paling besar adalah masyarakat kecil.

"Oleh karena itu kami dari Fraksi PKS sangat menentang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM ini. Menurut kami masih banyak persoalan yang lebih urgen untuk dilakukan pemerintah dalam rangka menghemat APBN," katanya

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved