Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin Dituntut Hari Ini, Didakwa Suap Pegawai BPK Jabar Rp 1,9 M

Tuntutan terhadap Ade Yasin dibacakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Pengadilan Negeri (PN) Bandung

Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
JPU KPK membacakan tuntutan terhadap Ade Yasin, terdakwa dugaan suap terhadap BPK RI di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bogor nonaktif, Ade Yasin menjalani sidang tuntutan hari ini, Senin (12/9/2022).

Tuntutan terhadap Ade Yasin dibacakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung.

Dalam sidang kali ini, Ade Yasin mendengarkan tuntutan secara virtual dari Lapas Perempuan Sukamiskin Bandung.

Baca juga: Kuasa Hukum Ade Yasin Menduga Ada Kolaborasi DPRD untuk Menyeret Kliennya ke Kasus Suap

Hingga saat ini, JPU masih membacakan tuntutan terhadap Ade Yasin.

Sebelumnya, dalam perkara ini, Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin didakwa menyuap pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar sebesar Rp 1,9 Miliar.

Ade Yasin diduga menyuap BPK berkaitan dengan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD), Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Uang yang diberikan Ade Yasin senilai Rp 1,9 Miliar kepada anggota BPK Jabar itu, dilakukan dari Oktober 2021 sampai April 2022.

"Terdakwa melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut memberi atau memberikan sesuatu yaitu uang yang keseluruhannya berjumlah Rp 1.935.000.000," ujar JPU KPK, saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (13/7/2022).

Dalam perkara ini, Ade Yasin didakwa dinilai telah melanggar Pasal 5 ayat 1 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Baca juga: Dalam Sidang Dugaan Suap, Ade Yasin Bantah Pernah Tunjuk Orang untuk Bertemu BPK Jabar

Ade Yasin juga dianggap melanggar Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP sebagaimana dakwaan kedua

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved