AC Milan

Ini Rahasia Kemenangan AC Milan atas Sampdoria dengan 10 Pemain, Pioli: Sudah Lama Saya Pikirkan

Hasil sempurna atas Sampdoria serasa bernilai ekstra lantaran didapat AC Milan saat mereka mesti menjalani nyaris satu babak dengan 10 pemain saja.

Editor: Hermawan Aksan
Bolasport.com
Stefano Pioli, pelatih AC Milan. Juara bertahan Serie A AC Milan berhasil membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas Sampdoria setelah berganti formasi di tengah laga, dari 4-2-3-1 ke 3-4-1-1. 

TRIBUNJABAR.ID - Juara bertahan Serie A AC Milan berhasil membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas Sampdoria setelah berganti formasi di tengah laga, dari 4-2-3-1 ke 3-4-1-1.

Laga Sampdoria vs AC Milan di pekan keenam Serie A atau Liga Italia 2022-2023 berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (11/9/2022) dini hari WIB.

AC Milan sukses membawa kemenangan 2-1 berkat gol Junior Messias (6’) dan Olivier Giroud (67’ pen.).

Satu gol balasan Sampdoria lahir berkat sundulan Filip Djuricic pada menit ke-57.

Baca juga: AC Milan Libas Sampdoria Meski Tampil dengan 10 Pemain, Sandro Tonali: Ada Milan di Dalam Diri Saya

Hasil sempurna atas Sampdoria serasa bernilai ekstra lantaran didapat AC Milan saat mereka mesti menjalani nyaris satu babak dengan 10 pemain saja.

AC Milan terpaksa bermain dengan 10 orang lantaran Rafael Leao menerima kartu kuning kedua pada menit ke-47.

Leao dihukum karena berupaya melakukan sepakan akrobatik yang akhirnya malah mengenai kepala Alex Ferrari.

Situasi tak ideal itu memaksa pelatih AC Milan, Stefano Pioli, melakukan penyesuaian taktik.

AC Milan, yang mengawali laga dengan skema 4-2-3-1, beralih rupa menjadi 3-4-1-1.

AC Milan menambah satu palang pintu alias bek sentral dengan memasukkan Fikayo Tomori, menggantikan penyerang sayap kanan, Junior Messias.

Alhasil, AC Milan menerapkan skema tiga palang pintu bermaterikan Pierre Kalulu, Simon Kjaer, dan Fikayo Tomori.

Lewat formasi tiga bek tersebut, AC  Milan justru bisa menciptakan keseimbangan.

Baca juga: Charles de Ketelaere Cetak Gol Perdana buat AC Milan, tapi Dianulir Wasit dengan Alasan Ini

Tiga personel ofensif Sampdoria pun bisa diimbangi secara head-to-head, sesuatu yang tak bisa dilakoni kala Rossoneri memainkan skema empat bek.

“Mereka (Sampdoria) memulai laga dengan dua striker dan satu trequartista, jadi bermain dengan tiga bek memungkinkan kami seimbang secara jumlah,” kata pelatih AC Milan, Stefano Pioli, kepada Milan TV.

“Saya telah memikirkan skema tiga pemain belakang sejak musim panas sebab kami memiliki lima bek sentral tangguh dan kami punya bek sayap yang mampu mengkover area lapangan,” tutur Pioli menjelaskan.

Setelah beralih ke skema tiga bek, AC Milan lebih percaya diri dalam menyerang karena posisi sepasang bek sayap, Davide Calabria serta Theo Hernandez, bisa terdorong lebih ke depan.

Theo Hernandez pun menciptakan kans bagus pada menit ke-63 yang kemudian ditepis Emil Audero dan menghasilkan sepak pojok.

Dari sepak pojok itulah AC Milan mendapatkan penalti yang lantas berbuah gol kemenangan dari kaki Olivier Giroud.

Kartu merah Rafael Leao jelas menjadi pukulan buat Rossoneri karena sang penyerang lincah pasti absen dalam laga berat pekan depan kontra Napoli.

Namun, tak bisa dimungkiri bahwa momen berat itu juga menunjukkan sebuah potensi berupa sistem tiga pemain bertahan AC Milan.

Pioli mengaku sudah ingin menjajal skema tiga palang pintu sejak masa pramusim silam.

Akan tetapi, niat itu terhalang karena kondisi kebugaran Simon Kjaer yang belum mencapai level prima.

“Kjaer punya karakter dan karisma hebat."

"Jelas saya lebih suka mencobanya dalam laga persahabatan selama musim panas lalu."

"Itu (skema 3 bek) adalah sesuatu yang saya pertimbangkan,” tutur Pioli.

“Namun, Simon belum pulih sepenuhnya dan pemain-pemain lain belum datang. Itu adalah opsi bagi kami.”

“Pemain saya punya banyak pengetahuan, sekarang mereka bisa secara mudah berganti posisi,” ujar Pioli menambahkan.

“Hari ini kami membangun permainan dengan tiga pemain."

"Itu adalah opsi, tapi akan bergantung kepada karakteristik lawan serta pertandingan.”

“Kami akan mengingatnya dan melihat kapan saat untuk menggunakannya,” kata sang pelatih asli Parma itu menutup penjelasannya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AC Milan Punya Senjata Baru, Skema 3 Palang Pintu", Klik untuk baca: https://bola.kompas.com/read/2022/09/11/15410828/ac-milan-punya-senjata-baru-skema-3-palang-pintu?page=all#page2.

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved